Para ASN Kota Batu bersama Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat berada di halaman Balai Kota Among Tani. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Para ASN Kota Batu bersama Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat berada di halaman Balai Kota Among Tani. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Ada tiga organisasi perangkat daerah (OPD) hingga di triwulan pertama ini mengalami serapan yang cukup rendah. Dengan serapan rendah itu, rupanya menjadi sorotan Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso.

Tiga OPD yang memiliki serapan rendah yakni Sekretariat Kota Batu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu, dan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kota Batu.

Punjul menjelaskan, serapan anggaran DPUPR dan DPKPP hanya mencapai dua persen saja. Sedangkan untuk Sekretariat Kota Batu yang dibagi untuk sejumlah bagian masing-masing serapannya rendah.

“Yang rendah untuk Sekretariat Kota Batu adalah bagian pemerintahan dengan serapan 1,21 persen. Lalu bagian organisasi dengan serapan 1,8 persen,” jelasnya. 

Juga Bagian Perekonomian serapannya 1 persen, dan bagian kesra dengan serapan 1,4 persen. Jika ke depan serapan masih rendah, berancang-ancang bakal melakukan mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya bagi OPD yang kinerjanya dinilai tidak maksimal tersebut. 

“Kalau belum ada perubahan ke depan kami berancang-ancang akan melakukan mutasi ASN bagi OPD yang kerjanya tidak maksimal,” kata Punjul.

Karena itu ke depan pria yang juga Ketua DPC PDIP Kota Batu meminta agar segera berbenah. Hal itu dilakukan agar tidak adanya Sisa Lebih Pembelanjaan Anggaran (SILPA).

“Rencana ancang-ancang mutasi ini kami lakukan agar jangan sampai ada Silpa. Tentunya sebagian ASN ini tidak ingin dimutasi,” tutupnya.