BPJAMSOSTEK berikan sosialisasi kepada Pekerja Migran Indonesia (Eko Arif S/ JatimTIMES)
BPJAMSOSTEK berikan sosialisasi kepada Pekerja Migran Indonesia (Eko Arif S/ JatimTIMES)

BPJAMSOTEK Kediri bekerjasama dengan Disnaker Kabupaten Kediri berikan sosialisasi manfaat program BPJAMSOSTEK Kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 5, 10, 11 dan 13 maret 2020 di 4 wilayah yaitu di Desa Kanigoro Kecamatan Kras, Desa Pandantoyo Kecamatan Ngancar, Desa Kunjang Kecamatan Ngancar, dan Desa Bendoasri Kecamatan Kras.

Kepala Cabang BPJAMSOSTEK Kediri Agus Suprihadi menjelaskan, BPJAMSOSTEK kini menaikkan manfaat untuk peserta. Hal ini sebagai bukti hadirnya pemerintah dalam menjamin kesejahteraan pekerja dalam melakukan kewajibannya.

"Manfaat JKK selama ini telah hadir secara lengkap, seperti perawatan dan pengobatan tanpa batasan biaya sesuai kebutuhan medis, santunan pengganti upah selama tidak bekerja, santunan kematian karena kecelakaan kerja, santunan cacat total, bantuan beasiswa, hingga manfaat pendampingan dan pelatihan untuk persiapan kembali bekerja (return to work)," bebernya.

Manfaat JKK tersebut menjadi semakin baik lagi dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2019, seperti manfaat beasiswa yang diterima hingga maksimal Rp 174 juta untuk 2 orang anak mulai dari TK hingga kuliah, bagi peserta aktif yang meninggal dunia atau cacat total tetap akibat kecelakaan kerja.

Tidak hanya program JKK, program JKM juga mendapatkan peningkatan manfaat yang cukup signifikan. Dimana santunan meninggal dunia naik menjadi Rp 42 juta dimana sebelumnya hanya Rp 24 juta.

"Semua manfaat tersebut dapat dirasakan oleh pekerja yang terdaftar menjadi peserta BPJAMSOSTEK dan aktif membayar iuran," pungkas Agus.