Ilustrasi.(Foto : Ist/Goggle Images)
Ilustrasi.(Foto : Ist/Goggle Images)

Merebaknya virus corona yang menjalar ke berbagai negara dan telah masuk ke Indonesia membuat Kota Blitar meningkatkan kewaspadaan.  

Kewaspadaan, di antaranya, Pemkot Blitar meningkatkan pemantauan keamanan masyarakat, termasuk pekerja migran Indonesia (PMI) Kota Blitar yang berada di luar negeri.

Kepala Dinas Penanaman Modal Tenaga Kerja dan PTSP Kota Blitar Suharyono, dilansir dari laman situs remi Pemkot Blitar Kamis (12/3/2020), mengatakan, sejauh ini kondisi PMI asal Kota Blitar masih aman dan kondusif. Selain itu, jumlah PMI Kota Blitar yang bekerja ke luar negeri tidak terlalu banyak.

Menurut dia, jumlah PMI asal Kota Blitar yang tidak banyak cukup memudahkan dinas setempat untuk melakukan koordinasi dan pemantau melalui jasa penyalur tenaga kerja resmi serta pihak-pihak terkait. Beberapa negara yang menjadi tujuan PMI asal Kota Blitar di antaranya Malaysia, Korea Selatan, Hongkong, dan Taiwan.

“Kondisi PMI asal Kota Blitar masih aman karena kebetulan jumlahnya juga tidak terlalu banyak ya, tidak sampai 100 orang,” terang Suharyono.

Disinggung mengenai penanganan jika terdapat PMI Kota Blitar hendak pulang, Suharyono menegaskan dalam prosesnya akan ditangani oleh imigrasi dan dinas terkait lainnya. Pihaknya yakin penanganan kantor imigrasi sangat ketat.

“Kami juga mengimbau agar keluarga PMI di Kota Blitar terus melakukan komunikasi. Jika terdapat beberapa hal yang mendesak dan membutuhkan bantuan dari dinas setempat, bisa langsung melapor,” pungkasnya.