Bagas Adi Nugroho (kanan) saat berjibaku dengan Ridwan Tawainella pada latihan Arema FC (official Arema FC)
Bagas Adi Nugroho (kanan) saat berjibaku dengan Ridwan Tawainella pada latihan Arema FC (official Arema FC)

Baru memasuki pekan ketiga Liga 1 2020, Arema FC harus menerima risiko pemain yang mengalami cedera. Bahkan jelang menghadapi PSIS Semarang, Singo Edan juga harus kehilangan Bagas Adi Nugroho yang cedera saat dikalahkan Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan Minggu (8/3/2020) lalu.

Lini belakang adalah posisi yang saat ini menjadi perhatian serius bagi tim pelatih Arema FC, karena masih belum sepenuhnya aman. Hal itu terlihat saat Hendro Siswanto dkk harus menyerah dari Persib Bandung dengan skor 1-2. Dua gol yang tercipta karena kesalahan pemain belakang dan membuat Singo Edan harus menelan kekalahan.

Saat ini, Arema FC pun harus kehilangan Bagas Adi Nugroho yang mengalami cedera. Praktis hanya ada nama Matias Malvino yang menjadi bek andalan sejak pekan kedua lalu. Tapi pemain asal Uruguay tersebut juga masih belum sepenuhnya menyatu permainannya dengan tim.

Pelatih Arema FC Mario Gomez membenarkan untuk menghadapi PSIS Semarang Bagas Adi Nugroho tidak bisa bermain dan Nurdiansyah menjadi pemain yang disiapkan untuk mengisi posisi yang kosong.

"Bagas mungkin tidak bisa main (lawan PSIS) karena dia cedera engkel. Hanya ada satu masalah kami, yaitu Bagas tidak bisa bermain,” kata pelatih asal Argentina itu. 

Absennya Bagas tapi masih bisa diobati dengan kembalinya Dave Mustaine yang pulih dari cedera dan sempat absen di laga kandang perdana Arema FC. "Kalau Dave saya pikir siap untuk bermain," ucap Gomez.

Dengan absennya Bagas Adi Nugroho, Mario Gomez juga semakin mewaspadai pergerakan striker PSIS Bruno Silva yang dianggap bisa membuat lini belakangnya dalam bahaya.

"PSIS adalah tim kuat karena mereka laga sebelumnya menang (lawan Persela) dan mereka punya tim bagus dan pemain seperti Bruno Silva," aku Gomez.