Caption : Video Teleconference Di Posko Helpdesk Kota Madiun Bersama Dengan Kepala Kantor Kemenag Kota Madiun (tengah depan), Senin (8/3/2020). (Foto:Istimewa)
Caption : Video Teleconference Di Posko Helpdesk Kota Madiun Bersama Dengan Kepala Kantor Kemenag Kota Madiun (tengah depan), Senin (8/3/2020). (Foto:Istimewa)

Sekolah Menengah setingkat MAN melaksanakan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (UAMBNBK), Senin (09/03/2020). 

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penma) Kemenag Madiun Sigit Hariyanto menyampaikan  UAMBNBK untuk tahun ini dari panitia tingkat kota, hanya di Lingkungan Kementerian Agama .

"Jadi ini bagian dari program Madrasah, program Kementerian Agama Pusat. Jadi prinsipnya kita ada UMBK (Ujian Madrasah Berbasis Komputer) itu adalah pelaksanaannya Madrasah masing-masing mulai dari kisi-kisi, soal dan pelaksanaannya," kata dia saat ditemui Ditemui di MAN 2 Jln.Sumber Karya No.5 Mojorejo Kec. Taman, Kota Madiun.

Senin tgl (9/3/2020) merupakan start awal pelaksanaan UAMBNBK di lingkungan Kemenag. Rencananya UAMBNBK dilaksanakan hingga hari Rabu (11/3/2020).

Langkah awal pelaksanaan UAMBNBK adalah pendataan ,setelah itu sinkronisasi dan gladi bersih sampai akhirnya terlaksana UAMBNBK ini.

Ujian UAMBNBK  ini peserta tidak dikenakan biaya apapun. Kemenag Kota Madiun khususnya telah melakukan persiapan untuk melancarkan kegiatan ujian di tingkat MA ini.Sedangkan dalam  melaksanakan UAMBNBK juga ada pengawasan silang dari Madarasah yang lain, seperti MAN 1 ,MAN 2, MA Al Mujadadiyyah dan Darul Madinah, panitia kota berfungsi mengatur pengawas silang dengan menyetor nama dari masing-masing Madrasah.

Pelaksanaan UAMBNBK juga disiapkan posko-posko helpdesk yg bertugas mengkoordinir antar Satker, ujian UAMBNBK diikuti oleh dua Satker yaitu MAN 1 dan MAN 2, sedangkan untuk  Madrasah Swasta ada tiga yaitu MA Al Mujaddadiyyah, MA Darul Madinah dan MA Pertanian.

Di hari pertama pelaksanaan UAMBNBK dipastikan siswa-siswi nya hadir semua. Selain persiapan dari Kemenag kota, Kanwil juga mengupayakan persiapan untuk kelancaran UAMBNBK  salah satunya dengan mengadakan video teleconference dengan  Kanwil,  Kasi, Kabid, Kepala Madrasah dan dengan posko-posko yang ada di Kabupaten kota. Bahkan persiapan dari Kanwil pagi tadi masih berkomunikasi lagi dengan petugas helpdesk Se-Jatim.

Selain itu dari tingkat sekolah ada teknisi dan proktor, adapun untuk tingkat kabupaten kota ada petugas helpdesk dan di tingkat Jatim ada helpdesk Provinsi. Sedangkan di Jakarta ada helpdesk Kementerian Agama Pusat.

UAMBNBK sudah menggunakan sistem Computer Based Test (CBT). Pelaksanaan ujian di MAN 2 diikuti 362 siswa. Kemudian MAN 2 menyediakan lima kelas CBT dan masing masing kelas diisi 30 siswa.

Menurut Pengawas tingkat MA, Dr.H sudjianto.M.Pd pelaksanaan UAMBNBK tahun ini berbeda dibanding dengan tahun sebelumnya. "Kalau tahun kemarin dari server nasional masuk server sekolah baru disebar ke client. Untuk tahun ini, dari server nasional langsung ke client, sehingga peserta yang terlambat bisa langsung terdeteksi," beber dia.