(Dari kiri ke kanan) Ito Tubagus Aditya, Henry P Anwar, dan M Hardi Usodo. (Foto : Team BlitarTIMES)
(Dari kiri ke kanan) Ito Tubagus Aditya, Henry P Anwar, dan M Hardi Usodo. (Foto : Team BlitarTIMES)

Tiga partai politik siap mengusung Henry Pradipta Anwar,  putra sulung mantan Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar, untuk maju Pilwali 2020 Kota Blitar. Ketiga parpol itu adalah Partai Golkar, Partai Demokrat, dan PKS.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Blitar Moch. Hardi Usodo mengatakan Partai Golkar, Partai Demokrat, dan PKS sudah berkomitmen untuk mengusung Henry di Pilwali  2020 Kota Blitar. Namun pihaknya terus menjalin komunikasi dengan partai lain untuk menguatkan dukungan.

"Golkar, Demokrat, dan PKS pasti mengusung Mas Henry. Namun kami memang melebarkan sayap untuk komunikasi dengan parpol lain. Semakin banyak parpol yang bergabung,  Insya Allah akan semakin kuat.  Kita komitmen tidak akan ke mana-mana, kita memiliki tujuan  yang sama," tegas  pria yang akrab disapa Dodok itu, Senin (9/3/2020).

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Blitar Ito Tubagus Aditya mengatakan sejak awal Demokrat berkomitmen mengusung Henry Pradipta Anwar dalam pilwali 2020.  Dia mengaku, selain mantap mengusung Henry, pihaknya juga terus menjalin komunikasi dengan partai lain.

"Seluruh elemen harus dirangkul untuk mewujudkan Kota Blitar yang lebih baik. Kami terus menjalin komunikasi dengan partai lain untuk menghadapi Pilwali Blitar 2020," ungkap Ito.

Sementara jika dilihat dari komposisi perolehan kursi parlemen parpol yang mengusungnya, Henry dipastikan sudah mengantongi tiket untuk maju pilwali 2020. Syarat untuk bisa mengusung calon wali kota minimal harus punya kursi sekitar 20 persen di DPRD. 

Jumlah anggota DPRD Kota Blitar sebanyak 25 orang. Berarti, butuh lima kursi untuk bisa mengusung calon wali kota. Saat ini Golkar dan Demokrat masing-masing memiliki dua kursi di DPRD Kota Blitar. Sementara PKS satu kursi.

"Insya Allah kalau dari koalisi saya sudah dapat tiket. Tapi sekali lagi saya sampaikan membangun Kota Blitar harus dari berbagai elemen.  Untuk itu, kami membuka komunikasi dengan partai lain juga. Insya Allah saya juga tetap optimistis dapat rekom dari PDI Perjuangan karena visi misi saya jelas," kata Henry.