Beberapa angkutan umum saat mangkal di sekitar Stasiun Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Beberapa angkutan umum saat mangkal di sekitar Stasiun Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

Keberadaan transportasi umum di Kota Malang saat ini perlahan-lahan tumbang. Moda transportasi yang dulu kerap digunakan masyarakat untuk bepergian itu memang mulai berkurang.
Beberapa jalur angkot di Kota Malang bahkan telah lenyap dan tidak beroperasi lagi. Karena itu, rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam mengembangkan inovasi transportasi angkutan umum atau angkutan kota (angkot) berbasis online semakin diseriusi.

Pengembangan inovasi ini sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan perekonomian sopir angkot sehingga mampu bersaing dengan transportasi daring lainnya di Kota Malang.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Handi Prayitno mengatakan ada beberapa jalur mati di Kota Malang yang dipersiapkan untuk uji coba angkot online. Hal itu dijadwalkan April 2020 mendatang.

"Uji coba angkot online kalau tidak meleset di April 2020. Kalaupun meleset, yang penting pada tahun ini," ujarnya.
Dijelaskan, jalur mati ini wilayah yang sudah tidak atau jarang dilewati angkot. Setidaknya, ada 10 jalur yang telah masuk pendataan dan bakal menjadi jalur uji coba angkot online. Di antaranya kawasan padat penduduk seperti Joyogrand, Kedungkandang, Muharto, dan beberapa jalur lain yang masih dalam kajian.

“Seperti mikrolet JPK (Joyogrand Piranha Karanglo) dan Madyapuro Karang Besuki (MK), itu kan angkot ada tapi sudah jarang. Nanti diujicobakan di situ. Kan ada permukiman dan masyarakat juga di sana," jelas Handi.

Hadirnya sistem angkutan berbasis online tersebut, menurut dia, sebagai bentuk terobosan baru dalam meningkatkan pendapatan sopir angkot di Kota Malang. Di sisi lain, embel-embel mati suri bagi angkot di masyarakat lantaran ada transportasi online akan terhindarkan.

"Kami mencoba menerapkan apa pun di online ini dengan harapan titik ending-nya peningkatan layanan. Nanti, ada aplikasi khusus yang bisa di-download penumpang. Penumpang tidak ada yang terabaikan. Angkot nggak perlu ngetem lama sudah tahu siapa yang akan dijemput. Ketertiban di jalan dan kesejahteraan pengemudi meningkat," tandasnya.