Suasan rakor pencegahan virus corona di Swagata Pendopo Kabupaten Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)
Suasan rakor pencegahan virus corona di Swagata Pendopo Kabupaten Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

Pemerintah Kabupaten Jombang bersama Forkopimda menggelar Rapat Koordinasi (rakor) untuk mencegah virus corona di Jombang. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Jombang, Mundjidah Wahab.

Rakor digelar di ruang pertemuan Swagata Pendopo Kabupaten Jombang pada Jumat (6/3) pagi. Hadir dalam rakor itu, Bupati Mundjidah Wahab, Kapolres Jombang AKBP Boby Pa'ludin Tambunan, perwakilan dari Dandim 0814/Jombang, Sekdakab Jombang dan Kadinkes Jombang.

Pertemuan itu juga dihadiri oleh seluruh kepala Puskesmas se-Jombang dan jajaran rumah sakit se-Jombang serta Kapolsek jajaran Polres Jombang dan Danramil se-Jombang, serta Camat se-Jombang. Pertemuan tersebut dilakukan selama 2 jam.

Bupati Jombang Mundjidah Wahab mengatakan, rapat koordinasi ini dilakukan sebagai langkah pencegahan virus corona di Jombang. Selain itu, rakor juga dilakukan untuk menjaga kondusifitas masyarakat di daerah.

"Di Jombang ini alhamdulillah, dikatakan ibu Gubernur, di Jawa Timur ini aman. Kita tetap jaga kondusifitas bersama. Kondusifitas di daerah kita jaga. Makanya hari ini kita kumpulkan bersama-sama untuk jaga kondusifitas," kata Mundjidah saat diwawancarai seusai Rakor.

Bupati juga meminta Dinas Kesehatan Jombang untuk memaparkan soal virus corona. Mulai dari karakter virus corona, cara penularan hingga cara pencegahannya dan kesiapan rumah sakit serta tenaga medisnya.

Ditegaskan Mundjidah, di Kabupaten Jombang tidak ada virus corona yang menyerang warga kota santri. Kendati begitu, ia meminta agar semua pihak tetap mewaspadainya.

"Di Jombang Alhamdulillah tidak ada corona. Walaupun tidak ada, tapi tetap kita jaga-jaga dan waspada," pungkasnya.(*)