Ilustrasi suporter Viking saat menyaksikan Tim Persib Bandung bertanding (Foto : Istimewa)
Ilustrasi suporter Viking saat menyaksikan Tim Persib Bandung bertanding (Foto : Istimewa)

Jelang laga perdana liga 1 2020, antara Arema FC menjamu tamunya Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Malang. 

Polres Malang menyiagakan 1.800 personel kepolisian guna “menyambut” kedatangan basis suporter tim tamu yang berjuluk Viking tersebut.

”Pasti diperbolehkan, karena ada aturan di liga 1 itu di setiap pertandingan, dimanapun pertandingan dilaksanakan tim away itu berhak mengirimkan suporternya. Kalau nggak salah kuotanya 5 persen (dari kapasitas stadion),” jelas Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, saat ditemui usai memimpin Rapat Koordinasi eksternal terkait Persiapan Pertandingan Arema FC menghadapi Persib Bandung, Selasa (3/3/2020).

Sebagai informasi, kapasitas Stadion Kanjuruhan yang dijadikan markas dari tim berjuluk Singo Edan ini mampu menampung sebanyak 40 ribu penonton. 

Artinya, 2 ribu Viking diperkenankan untuk mendatangi Stadion Kanjuruhan untuk menyaksikan tim kesayangannya bertanding pada 8 Maret 2020 mendatang.

”Kita bukan membuka opsi (Suporter Persib ke Stadion Kanjuruhan), itu aturan dari liga 1. Tapi kalau dari pihak bobotoh mau hadir atau tidak itu terserah mereka, yang jelas kita sudah mempersiapkan. Kalau seandainya ada yang datang dari bobotoh pasti juga kita layani dan kita fasilitasi dengan baik,” ungkap Hendri sembari mengatakan hingga hari ini (Selasa 3/3/2020) belum ada informasi hadirnya Viking ke Stadion Kanjuruhan.

Menurut Hendri, sebanyak 1.800 personel yang disiagakan untuk menyambut kedatangan suporter Persib Bandung ini merupakan gabungan dari Polres Malang, Brimob, dan Polres Jajaran yang ada di Wilayah Polda Jatim. 

Seperti Polres Blitar, Polres Pasuruhan, Polres Batu, dan Polresta Malang Kota.

”Selain dikerahkan untuk melakukan pengamanan di seluruh kawasan stadion, petugas gabungan juga akan melakukan pemantauan di titik rawan seperti stasiun, untuk memastikan apakah kemungkinan ada rekan-rekan bobotoh yang hadir di sini (Stadion Kanjuruhan) atau tidak,” terang Hendri.

Guna memastikan keamanan saat laga perdana Arema FC berlangsung, lanjut Hendri, seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan bakal melakukan simulasi pada Kamis (5/3/2020).

”Kalau ada bobotoh dan viking yang datang kesini, nanti akan kita khususkan di satu tribun,” jelas Hendri.

Secara teknis pengamanannya seperti apa, perwira polisi dengan pangkat dua melati di bahu ini masih belum bisa menjelaskan secara gamblang. 

Namun demikian, kemungkinan para Viking akan diamankan dengan cara rantis.

”Pengamanan pemain Persib akan menggunakan rantis, kemungkinan jika ada suporter bobotoh yang datang akan kita amankan pakai rantis juga,” ujar Hendri.