Dua pemain basket beradu skill memperebutkan bola. (ist)
Dua pemain basket beradu skill memperebutkan bola. (ist)

 Kota Kediri terpilih menjadi salah satu kota yang menjadi tempat penyelenggaraan Indonesian Basketball League (IBL) musim 2020.

Pertandingan IBL Series 5 Kediri ini dihelat mulai tanggal 28 Februari hingga 1 Maret. Semua pertandingan akan digelar di GOR Jayabaya Kota Kediri.

Penyelenggaraan bola basket level tertinggi saat ini baru pertama kali di gelar di Kota Kediri.

Pemilihan Kota Kediri sebagai kota penyelenggara pun bukan tanpa alasan. 

Animo dan potensi bola basket di Kota Kediri sangat tinggi. Bahkan, Kota Kediri memiliki sejarah basket yang luar biasa.

Di era sebelum IBL, saat kompetisi bernama Kobatama pertandingan basket diselenggarakan di Kota Kediri. 

Bahkan Kota Kediri memiliki klub legendaris Halim Kediri dan banyak melahirkan pemain-pemain nasional dari era ke era. 

Selain itu, ditambah dengan komitmen dan dukungan Pemerintah Kota Kediri terhadap penyelenggaraan IBL di Kota Kediri sangat besar.

Dari segi infrastruktur, GOR Jayabaya Kota Kediri dinilai mumpuni untuk penyelenggaraan liga bola basket. 

GOR Jayabaya sendiri memiliki kapasitas hingga 8.000 penonton. Selain itu GOR Jayabaya memiliki lapangan yang bagus serta fasilitas pendukung yang dimiliki sangat lengkap.

Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar menyaksikan secara langsung IBL Series 5 Kediri, Jumat (28/2/20) malam. 

Abdullah Abu Bakar menyaksikan laga antara Pacific Caesar Surabaya vs Pelita Jaya Bakrie.

Dalam laga ini tiga pebasket Kota Kediri pun turut berlaga. Yakni, Donny, Aga, dan Yoseph yang membela Pacific Caesar Surabaya.

Big match antara kedua tim ini berlangsung begitu menarik. 

Drama kejar-mengejar poin pun tersaji sangat apik. Namun, Pacific Caesar Surabaya harus takluk dari Pelita Jaya Bakrie 57-82.

Turut hadir, Ketua TP PKK Kota Kediri Ferry Silviana Abu Bakar, Kepala Disbudparpora Nur Muhyar, dan Plt.Asisten Administrasi Umum Chevy Ning Suyudi.