Berbagai janji Bupati Malang Sanusi mulai terlihat realisasinya untuk masyarakat Kabupaten Malang (dok MalangTimes)
Berbagai janji Bupati Malang Sanusi mulai terlihat realisasinya untuk masyarakat Kabupaten Malang (dok MalangTimes)

2019 lalu, Bupati Malang Sanusi menyampaikan janjinya terkait kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang atas sektor keagamaan. Yakni, terkait adanya insentif bagi guru ngaji dan bantuan pembangunan untuk masjid.

Jumlah bantuan yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) itu pun, telah disampaikan dan dikunci. 

"Untuk insentif para guru madrasah atau ngaji, Pemkab akan membantu Rp 1,2 juta setahunnya. Sedang untuk bantuan pembangunan masjid sebesar Rp 15 juta," ucap Sanusi terkait janji bantuan di sektor keagamaan di wilayahnya.

Janji itu pun tak hanya sekedar 'pemanis bibir' saja. Di tahun 2020, dukungan anggaran yang telah disampaikan Sanusi, siap direalisasikan.
Hal ini dipertegas oleh Kepala Bagian Administrasi dan Pembinaan Mental (Kabag Bintal) Setda Kabupaten Malang, Trilambang Santoso, yang menyampaikan, bantuan itu memang telah ada di APBD 2020.

"Bantuan untuk guru ngaji atau TPQ akan menerima insentif sebesar Rp 1,2 juta setahun," ucapnya.

Dukungan bantuan untuk guru ngaji atau TPQ yang menurut Trilambang, Pemkab Malang sebagai verifikatornya. Sedangkan pengusulan nama dan jumlah guru ngaji atau TPQ berasal dari Forum Komunikasi Pengajar Quran (FKPQ) Kecamatan dan disahkan oleh Kementerian Agama Kabupaten Malang.

Pencairannya dilakukan sesuai dengan pola yang telah berjalan selama ini. Perbedaannya, lanjut Trilambang, nilai nominal yang dijanjikan oleh Sanusi di tahun 2019 lalu, sesuai dengan yang akan dicairkan di tahun 2020.

Pun untuk jumlah penerima bantuan untuk guru ngaji atau TPQ sebanyak 9.073 orang. "Tapi, dari jumlah itu ada sekitar 4 persen merupakan pengajar non muslim," ujarnya.

Selain itu nominal dukungan bantuan pun mengalami perubahan dari tahun lalu. Dari Rp 250 ribu menjadi Rp 1,2 juta.

Beberapa perubahan itu merupakan bentuk kepedulian Pemkab Malang atas kehidupan para pelaku keagamaan yang menjadi aktor utama dalam mewujudkan masyarakat berkarakter religius.

Janji lainnya terkait bantuan anggaran pembangunan masjid atau mushola yang disampaikan Sanusi pun siap direalisasikan di tahun 2020. Dimana secara nominal pun sama, yaitu Rp 15 juta untuk masjid dan mushola sebesar Rp 10 juta.

Secara skema penganggaran, untuk bantuan itu tak hanya bersumber dari APBD saja. Tapi juga bisa berasal dari berbagai sumber anggaran yang ada, misalnya CSR perusahaan atau dari bantuan berbagai organisasi.

Sedangkan untuk pengajuan bantuan memakai skema pengajuan dari pengurus masjid ke Pemkab Malang. Pengurus masjid mengajukan proposal bantuan anggaran masjid yang nantinya akan diproses dan segera dicairkan bantuannya.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2017 lalu, jumlah masjid di Kabupaten Malang mencapai 2.348 unit di 33 kecamatan. Jumlah itu dimungkinkan dalam rentang dua tahun ini mengalami peningkatan secara kuantitas.

Berbagai janji Sanusi di tahun lalu, mulai terlihat realisasinya. Hal ini tentunya akan semakin mempercepat kesuksesan berbagai program strategis yang di emban oleh Pemkab Malang.