Pasangan Lisminingsih-Teteng saat menyerahkan persayaratan dukungan ke KPU Kota Blitar (Foto: Malik Naharul/BlitarTIMES)
Pasangan Lisminingsih-Teteng saat menyerahkan persayaratan dukungan ke KPU Kota Blitar (Foto: Malik Naharul/BlitarTIMES)

Perhelatan Pemilihan Wali Kota Blitar 2020 mulai semarak. Pasangan calon dari jalur independen (perseorangan) muncul, bahkan langsung menyerahkan berkas persyaratan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar, Jumat (21/2/2020).

Pasangan itu adalah Lisminingsih yang berdampingan dengan Teteng Rukmocondrono. Lisminingsih merupakan seorang pengusaha di Kota Blitar, sedangkan Teteng merupakan pensiunan PNS dengan jabatan terakhir Kepala Dinas Koperasi dan UMKM. 

Pasangan tersebut menyerahkan surat dukungan sebanyak 12.500 dukungan fotokopi KTP elektronik ke KPU Kota Blitar. Dukungan tersebut sudah melebihi syarat minimal untuk calon perseorangan yang ditetapkan KPU, yaitu, 11.355 fotokopi KTP elektronik.

Pasangan Lisminingsih-Teteng datang ke kantor KPU Kota Blitar bersama sejumlah pendukungnya. Mereka membawa sejumlah kotak berisi fotokopi KTP elektronik dan surat pernyataan dukungan.

Ada 21 kotak berisi dokumen dukungan yang diserahkan ke KPU Kota Blitar. Dukungan yang dikumpulkan pasangan Lisminingsih dan Teteng berasal dari 21 kelurahan di tiga kecamatan di wilayah Kota Blitar.

Sebelum diserahkan, pegawai KPU mengecek dokumen syarat dukungan yang dibawa pasangan Lisminingsih dan Teteng. Setelah dinyatakan lengkap, pegawai KPU menerima dokumen syarat dukungan dari pasangan Lisminingsih-Teteng.

Teteng mengatakan, pihaknya siap maju di Pilwali Blitar 2020 lewat jalur (independen) perseorangan. Dia optimistis dokumen syarat minimal dukungan yang diserahkan ke KPU Kota Blitar akan lolos verifikasi administrasi dan verifikasi faktual.

"Jumlah dukungan yang kami serahkan ke KPU sebanyak 12.500 dukungan. Jumlah itu lebih dari syarat minimal dukungan yang ditentukan KPU," jelas Teteng saat ditemui BLITARTIMES.

Pasangan Lisminingsih dan Teteng maju dalam Pilwali Blitar 2020 lewat jalur perseorangan karena ingin memperjuangkan kepentingan rakyat. Menurutnya, calon perseorangan merupakan aspirasi dari rakyat.

"Visi misi kami ingin lebih menyejahterakan rakyat Kota Blitar. Calon perseorangan ini milik rakyat," ujarnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Teknis, Hernawan Miftakhul Khabib mengatakan sudah menerima penyerahan dokumen syarat minimal dukungan dari pasangan bakal calon perseorangan Lisminingsih-Teteng. Lebih lanjut, KPU akan melakukan verifikasi administrasi terhadap dokumen dukungan yang diserahkan Lisminingsih dan Teteng.

"Kami akan melakukan verifikasi administrasi dulu. Kami hitung dulu jumlah dukungan yang dikumpulkan apa sudah sesuai syarat minimal yang ditentukan, yakni, 11.355 dukungan," ungkapnya.

Lebih lanjut dia menambahkan, dokumen dukungan yang dikumpulkan meliputi fotokopi KTP elektronik yang ditempel pada surat pernyataan dukungan, surat mandat operator sistem informasi pencalonan, pakta integritas, dan dokumen lain.

"Setelah lolos verifikasi administrasi, kami baru melakukan verifikasi faktual. Kami akan melibatkan PPS untuk melakukan verifikasi faktual," pungkasnya.(*)