Bupati Kediri Hj Haryanti Sutrisno saat memberikan keterangan kepada awak media. (eko Arif s /JatimTimes)
Bupati Kediri Hj Haryanti Sutrisno saat memberikan keterangan kepada awak media. (eko Arif s /JatimTimes)

Pemerintah Kabupaten Kediri berharap proyek strategis nasional (PSN) berupa pembangunan bandar udara (bandara) di wilayahnya dapat menyerap banyak tenaga kerja dari masyarakat Kabupaten Kediri.

Hal itu diungkapkan Bupati Kediri Hj Haryanti Sutrisno. Dia juga mengatakan ingin warga Kabupaten Kediri mampu menangkap peluang positif dari adanya bandara. Warga didorong memiliki kemampuan dan keterampilan terlebih dahulu yang sesuai dengan kebutuhan proyek.

“Untuk pekerja, supaya banyak orang Kabupaten Kediri masuk sebagai pekerja di dalam. Kami bersedia untuk menambah skill mereka supaya waktu pendaftaran bisa masuk,” kata bupati Kediri.

Orang nomor satu di Kabupaten Kediri ini mengilas balik tugas pokok Pemkab Kediri dalam menyukseskan proyek Bandara Kediri. Pemkab membantu investor -dalam hal ini PT Gudang Garam Tbk Kediri- untuk membebaskan lahan. Tugas tersebut telah dirampungkan hingga batas akhir 31 Januari 2020 lalu.

“Tugas Pemkab Kediri nomor satu membantu investor untuk pembeasan lahan. Dan ini tinggal 0,6 persen. Itu batasnya 31 Januari lalu. Hanya sekitar 10 pemilik saja yang dikonsinyasi,” kata bupati.

Sisa 10 pemilik tersebut kini dalam proses konsinyasi atau mekanisme pembayaran dengan cara pihak investor menitipkan uang ganti untung ke Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri. 

Dia menambahkan,  karena banyaknya warga yang akhirnya memilih merelakan tanahnya, proses peralihan hak secara administrasi itu diteruskan di bulan berikutnya.

“Sebagian itu saat sudah mau deadline pada 31 Januari, mau melepas. Tetapi perhitungannya tidak selesai hari itu. Ada sekitar berapa puluh kami selesaikan kemudian,” imbuh bupati.

Menurut dia, dalam proses pembebasan lahan tersebut, Forkopimda Kabupaten Kediri bersama staf menteri koodinator bidang kemaritiman dan Investasi terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terdampak.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi dalam kunjungannya ke Kediri memastikan ground breaking pembangunan Bandara Kediri dimulai April 2020 mendatang.