Tim gabungan menangkap buaya muara di bantaran Sungai Brantas. (eko Arif s /JatimTimes)
Tim gabungan menangkap buaya muara di bantaran Sungai Brantas. (eko Arif s /JatimTimes)

 Satu ekor buaya muara berukuran satu meter yang menggemparkan warga Kediri akhirnya bisa ditangkap. Penangkapan buaya muara tersebut dilakukan  tim gabungan di bantaran Sungai  Brantas, Kelurahan Ringinanom, Kota Kediri, Sabtu (15/2/20).  

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Kediri Adi Sutrisno mengatakan, salah satu buaya yang tertangkap tersebut terjerat jaring yang sudah di pasang tim di beberapa titik. Pemasangan perangkap dan pengintaian ini sudah dilakukan selama dua pekan terakhir.

“Perangkap dipasang di beberapa titik di sekitar pinggiran tanggul. Tempat ini diperkirakan sebagai tempat tinggal buaya-buaya tersebut,” kata Adi.

Menurut Adi, buaya yang sudah terperangkap di jaring kemudian dijinakkan menggunakan tongkat kayu serta tali laso untuk keamanan. Nantinya buaya muara tersebut akan diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur untuk penanganan lebih lanjut.

“Ini masih ada tiga  buaya muara lagi yang terlihat di lokasi dan belum tertangkap. Kami masih akan terus melakukan pemantauan. Warga yang beraktivitas di sekitar Sungai Brantas diharap tetap waspada,” ungkapnya.

Awalnya hanya ada satu buaya yang terlihat berada di pinggir Sungai Brantas. Namun setelah dilakukan pengamatan, ternyata ada tiga lainnya. Diduga buaya-buaya ini sengaja dilepasliarkan oleh pemiliknya.

Aksi penangkapan ini menarik perhatian warga sekitar lokasi. Tidak sedikit warga yang melihat dan berfoto dengan buaya tangkapan itu.

Seperti diketahui, warga Kota Kediri dikejutkan dengan penampakan buaya muara di Sungai Brantas, tepatnya di Kelurahan Ringinanom, Kecamatan Kediri, Kota Kediri. Buaya tersebut menampakkan diri sejak akhir Januari 2020 lalu.