Pegawai Dinkes menunjukan stok masker (ist)
Pegawai Dinkes menunjukan stok masker (ist)

Dinas Kesehatan (Dinkes) pastikan stok masker untuk fasilitas kesehatan seperti Puskesmas aman. Hingga saat ini persediaan masker di Dinkes mencapai 5 ribu buah. Dengan persediaan ini masker yang ada cukup untuk 3 bulan kedepan.

"Stok masker kita cukup untuk 3 bulan ke depan, sambil kita order lagi lewat e catalog sehingga tidak terjadi kekosongan," ujar Kasi Kefarmasian dan Perbekalan Kesehatan Dinkes Tulungagung, Masduki, Rabu (5/2/20).

Tiap hari, fasilitas kesehatan di Tulungagung menghabiskan 500 hingga 700 masker. Dengan sediaan masker yang ada, pelayanan kesehatan tak terganggu. "Kalau di kita (Dinkes) aman, gak tahu kalau di swasta," ujarnya lebih lanjut.

Swasta yang dimaksud adalah masyarakat umum yang saat ini melalukan aksi borong masker kesehatan pascamerebaknya virus Corona Wuhan.

Disinggung kesiapan pemerintah saat menghadapi wabah Corona Wuhan, Masduki pastikan sediaan masker pemerintah sudah siap. "Kita sduah siap," tandasnya.

Sebelumnya persediaan masker di sejumlah apotek di Tulungagung menipis. Hal itu diakibatkan adamya aksi borong masker yang dilakukan masyarakat.

Aksi borong masker itu dilakukan pasca merebaknya virus Corona Wuhan sejak 1 bulan lalu. Aksi borong ini dilakukan biasanya oleh pedagang online yang tergiur keuntunga jual masker yang nelambung hingga 30 kali lipat. Sekedar gambaran, 1 bok masker isi 50 buah biasanya dijual dengan harga 24 ribu, namun sejak merebaknya virus Corona, kini harga masker mencapai 600 ribu per bok.