Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri Dr Fauzan Adima (tengah) saat menggelar press rilis. (eko Arif s /JatimTimes)
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri Dr Fauzan Adima (tengah) saat menggelar press rilis. (eko Arif s /JatimTimes)

Saat ini dunia tengah digemparkan dengan serangan virus corona yang berawal di wilayah Wuhan, Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Kasus ini kemudian meningkat cepat, hingga tanggal 27 Januari 2019 dilaporkan ada 2.798 orang terinfeksi dan yang meninggal dunia sebanyak 80 jiwa.

Menyikapi hal tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik. Masyarakat tetap waspada terutama bila mengalami gejala demam, batuk, disertai kesulitan bernafas, segera mencari pertolongan ke RS/Fasilitas Kesehatan terdekat.

Kemudian melakukan dan meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr Fauzan Adima saat menggelar press rilis di ruang Kilisuci Pemkot Kediri, Rabu, (29/1/20) sore.

"Gejala yang muncul pada Flu Corona ini mirip dengan Pneumonia pada umumnya. Di antaranya, demam , lemas , batuk kering , pilek dan sesak nafas. Perlu diwaspadai pada orang dengan Usia Lanjut dan Balita," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri Dr. H Fauzan Adhima.

Menurut Fauzan, masa inkubasi pada penyakit ini belum diketahui secara pasti , namun rata-rata gejala timbul setelah 2-14 hari. Metode transmisi belum diketahui dengan pasti pula. Awalnya virus ini diduga bersumber dari hewan, namun ternyata telah di temukan penularan dari manusia ke manusia. "Terkait pencegahan, sampai saat ini belum ada vaksin untuk mencegah penyakit ini karena pneumonia pada kasus outbreak saat ini di sebabkan oleh Coronavirus jenis baru,"kata dia.

Dia menambahkan, untuk persiapan seluruh Rumah Sakit sudah kami berikan surat edaran untuk menyiapkan minimal satu ruang isolasi untuk antisipasi kalau ada pasien pasien yang Suspect atau diduga flu Corona. "Sedangkan untuk rumah sakit rujukan kami tunjuk di RSUD Gambiran dan sudah kita persiapkan tiga ruang isolasi serta peralatannya lengkap, termasuk SDM nya juga serta dokter spesialis paru dan penyakit dalam sudah kita siagakan di RSUD Gambiran,"tandasnya.

Hingga saat ini di Provinsi Jawa Timur termasuk di Kota Kediri belum ada laporan terkait virus Corona.