Asbes kelas yang jebol di SDN Tulungrejo 3  akibat bencana angin kencang di Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji. (Foto: istimewa)
Asbes kelas yang jebol di SDN Tulungrejo 3 akibat bencana angin kencang di Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji. (Foto: istimewa)

Perbaikan ringan maupun berat untuk sekolah selalu rutin dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Batu. Tahun 2020 ini, giliran 17 sekolah dari 314 sekolah di wilayah tersebut yang bakal mendapatkan perbaikan lantaran bangunannya rusak.

Sebanyak 17 sekolah tersebut terdiri dari 16 SD dan 1 SMP. Rencananya renovasi bangunan rusak akan dilakukan di SDN Beji 02, SDN Gunungsari 02, SDN Tulungrejo 03, SDN Tlekung 02, dan sebagainya.

Salah satu sekolah yang sangat membutuhkan perbaikan adalah SDN Tulungrejo 3. Lantaran beberapa bulan sebelumnya, sekolah tersebut terkena dampak dari bencana angin kencang di Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji. 

“SDN Tulungrejo 3 ini beberapa bulan lalu ini terkenda dampak dari bencana angin kencang sehingga sangat dibutuhkan perbaikan untuk lancarnya pembelajaran,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Eny Rachyuningsih.

Dari 17 sekolah yang akan diperbaiki itu, pihaknya akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 5 miliar. Anggaran itu berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Batu 2020.

“Sedangkan untuk masing-masing sekolah ini kurang lebih menghabiskan Rp 190 juta,” imbuhnya.

Untuk tahun ini, Dinas Pendidikan mendapatkan anggara Rp 200 miliar. Menurutnya, perbaikan atau renovasi sekolah menjadi prioritas Dinas Pendidikan Kota Batu.

“Selain peningkatan pelayanan pendidikan untuk sumber daya manusia yang unggul,” tutupnya.