Mario Gomez saat beri instruksi kepada pemain Arema. (official Arema FC)
Mario Gomez saat beri instruksi kepada pemain Arema. (official Arema FC)

Para pemain Arema FC saat ini tidak bisa seenaknya sendiri saat datang latihan. Pasalnya, pelatih Mario Gomez sudah memberlakukan denda bagi pemain, tim pelatih, bahkan staf jika datang terlambat saat mengikuti latihan.

Disiplin tinggi adalah hal yang sangat dijunjung oleh Mario Gomez kepada timnya, hal tersebut tak lain karena mantan asisten pelatih Hector Cuper saat menukangi Real Mallorca, Valencia CF, dan Inter Milan itu ingin pemainnya jauh lebih baik daripada sebelumnya.

Kabarnya, Gomez memberlakukan punishment sebesar Rp 500 ribu untuk siapa pun yang terlambat, termasuk dirinya. Angka tersebut akan berlipat jika terlambat di kemudian hari dan seterusnya.

"Kalau terlambat satu menit, itu hal wajar, tak masalah. Soal punishment itu bisa saja dia membayar," ujar Gomez.

Saat ini, Arema tengah menjalani pemusatan latihan di Kusuma Agrowisata Kota Batu. Kegiatan tersebut dilakukan karena Gomez ingin membentuk karakter tim. Apalagi kini skuat Singo Edan mayoritas dihuni pemain baru yang didominasi anak-anak muda.

Mengenai punishment yang sudah disepakati bersama, Gomez mengaku bahwa nantinya itu bukan untuk dirinya sendiri, melainkan kembali kepada tim. "Ya itu uangnya untuk tim. Bisa buat makan-makan bersama atau yang lain," ungkap mantan pelatih Persib Bandung itu.

Hal lain yang membuat Gomez memberlakukan denda saat seseorang di dalam timnya datang terlambat karena ia ingin melihat seberapa jauh kesiapan mereka dalam menyambut pertandingan. Menurut Gomez, latihan ibarat sudah dalam pertandingan. Jadi jika timnya tidak siap, tentu akan membuat hasilnya kurang maksimal. "Tapi seharusnya mereka selalu siap. Lha dia mau main atau tidak," pungkasnya.