Polisi menunjukkan BB sabu-sabu dari tersangka Bambang Setiawan. (Foto : Team BlitarTIMES)
Polisi menunjukkan BB sabu-sabu dari tersangka Bambang Setiawan. (Foto : Team BlitarTIMES)

Tukang becak di Kota Blitar diciduk Satuan Reserse Narkotika Polres Blitar Kota. Pelaku adalah Bambang Setiawan (32), warga Jalan Candi Surawana, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.  

Dari tangan pengayuh becak yang biasa mangkal di parkiran wisata makam Bung Karno itu, polisi mengamankan satu  plastik klip sabu seberat 0,33 gram.

Kepada polisi, Bambang mengaku awalnya ditawari temannya untuk menjadi kurir sabu. Dari sampingannya menjadi kurir itu, dia diberi imbalan sekitar Rp 50 ribu. Tak jarang Bambang juga ikut mencicipi sabu dengan alasan untuk menambah stamina selama bekerja jadi tukang becak.

"Saya biasanya disuruh belikan sama teman. Kalau disuruh belikan, biasanya saya dikasih bonus Rp 50 ribu. Saya juga dikasih bonus makai," ujar pria bertubuh jangkung itu saat kasusnya dirilis di Mapolres Blitar Kota, Senin (13/1/2020).

Bambang  membeli barang haram itu dari Agus Suwito alias Embek (27), warga Jalan  Kalasan, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Setelah mendapat informasi tersebut, petugas mencari keberadaan Embek, tapi tidak ditemukan.  

Polisi kemudian menjebak Embek  dengan menggunakan handphone milik Bambang. Petugas berpura-pura memesan barang (paket sabu) kepada Embek. Embek berhasil diamankan saat mengantarkan sabu dengan barang bukti 5 kantong plastik klip sabu dengan berat antara 0,30 hingga 0,34 gram per klip.

"Kasus ini kami kembangkan terus dari Bambang, pengembangannya berakhir sampai peredaran dari lapas. Jadi, pelaku-pelaku ini memesan kemudian bandar yang di lapas mengirimkan kurir, kemudian diranjau," ungkap Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M. Sinambela.

Dari kasus ini, polisi berhasil mengamankan empat pelaku.  Kini semua pelaku sudah ditahan di Polres Blitar Kota untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.