Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak angkat udang dari tambak.
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak angkat udang dari tambak.

Mengunjungi instalasi budidaya air laut (IBAL) di kawasan Pantai Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak sanjung penggunaan pakan probiotik herbal dalam  budidaya udang vannamei.

Tidak hanya datang berkunjung. Emil juga ikut memanen udang kaki putih atau biasa disebut bannamei hasil budidaya yang digadang-gadang mempunyai standar ekspor tersebut.

Dalam wawancara bersama awak media, Emil menegaskan bahwa dalam upaya budidaya udang vannamei, hal yang harusnya diperhatikan adalah bagaimana cara mengatur manajemen air dengan baik.

"Wilayah pesisir selatan Jawa Timur, termasuk Trenggalek, memiliki anugerah yang sangat istimewa. Yakni air yang kualitasnya sangat baik. Karena sebenarnya dalam industri tambak udang seperti ini, manajemen pengelolaan airnya yang penting," ucapnya, Jumat (10/01/20).

Emil  juga mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah berupaya bernegosiasi dengan Perhutani. Pasalnya, banyak lahan yang bisa dimanfaatkan sebagai tambak udang.

"Saat ini kami coba komunikasi dengan Perhutani karena banyak sekali lahan yang sebenarnya akan jauh bermanfaat untuk masyarakat tanpa merusak lingkungan seandainya dimanfaatkan utuk budidaya udang vannamei," ungkapnya.

Sejalan dengan wakil gubernur Jatim, Hari Pranoto selaku kabid perikanan budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur menerangkan bahwa saat ini hasil budidaya udang masih didominasi oleh kota atau kabupaten yang ada di wilayah Jawa Timur bagian utara.

"Jumlah usaha tambak udang di wilayah Jawa Timur bagian selatan saat ini masih kalah banyak bila dibanding bagian utara. Target ke depan, wilayah selatan harus bisa menyamai atau bahkan menyaingi produksi udang vannamei di kota atau kabupaten  bagian utara Jawa Timur," pungkas Hari Pranoto.