Terlihat jalan desa dan lahan pertanian di Kecamatan Ploso Jombang terendam banjir. (Istimewa)
Terlihat jalan desa dan lahan pertanian di Kecamatan Ploso Jombang terendam banjir. (Istimewa)

Sejumlah desa di Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang terendam banjir. Banjir yang disebabkan oleh luapan Sungai Marmoyo ini menggenangi pemukiman warga, lahan pertanian, beberapa sekolah serta berbagai fasilitas umum setempat.

Sedikitnya ada 5 desa di Kecamatan Ploso yang terendam banjir sejak Senin (6/1) malam kemarin. Beberapa desa tersebut antara lain, Desa Rejoagung, Gedungombo, Pandanblole, Pagertanjung dan Desa Jatigedong.

Camat Ploso Suwignyo menerangkan, banjir tersebut menggenangi kawasan pemukiman warga dan 15 hektare persawahan. "Pemukiman warganya tidak banyak. Yang paling parah Desa Jatigedong," ujarnya saat dihubungi wartawan, Selasa (7/6).

Selain pemukiman dan lahan pertanian, lanjut Suwignyo, banjir juga merendam dua bangun sekolah di Desa Jatigedong. Yakni MI Nizhamiyah dan SMPN 2 Ploso. Di lokasi dua sekolah tersebut, banjir mencapai ketinggian 40 sentimeter atau selutut orang dewasa.

Meski terendam banjir, aktivitas belajar mengajar di dua sekolah tersebut tetap berjalan. Air hanya menggenangi bagian halaman sekolah. "Proses belajar masih berjalan, masih aktif," ujarnya.

Menurut Camat Ploso, banjir yang terjadi di wilayahnya disebabkan oleh luapan Sungai Marmoyo akibat hujan deras yang turun pada Senin malam. Sungai tersebut melintang di beberapa desa di Kecamatan Ploso.

"Banjir ini akibat luapan Sungai Marmoyo dan anak sungainya. Alhamdulillah, karena adanya sudetan yang lari ke Sungai Brantas jadinya air bisa cepet surut," kata Suwignyo.

Sementara dari data BPBD Jombang, hingga siang ini banjir masih menggenangi 2 desa di Kecamatan Ploso. Di Desa Rejoagung air masih di ketinggian 20-25 sentimeter, sedangkan di Desa Jatigedong ketinggian air masih 30 sentimeter.

"Masih ada dua desa yang belum surut. Kita harap masyarakat waspada, karena puncak hujan masih akan terjadi di bulan Januari-Februari," kata Kepala Seksi Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Bencana BPBD Jombang, Gunadi.(*)