Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko bersama Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso saat meninjau ruangan baru di Puskesmas Beji, Jumat (27/12/2019).
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko bersama Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso saat meninjau ruangan baru di Puskesmas Beji, Jumat (27/12/2019).

Setelah menghabiskan kurun waktu selama 127 hari, rehabilitasi total UTP Puskesmas Beji di Jalan Ir Soekarno, Desa Beji, Kecamatan Junrejo, akhirnya di penghujung tahun 2019 ini bisa diresmikan oleh Wali Kota Batu Dewanti, Jumat (27/12/2019).

Dalam rehabilitasi itu menghabiskan anggaran sebesar Rp 5,9 miliar menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT). Semula bangunan hanya memiliki dua lantai, kini menjadi tiga lantai.

Di sana ditambah dengan sarana ibadah yakni musala. Ya memang sebelumnya bangunan itu memang tidak layak sehingga dilakukan rehabilitasi.

“Syukur alhamdulilah akhirnya Puskesmas Beji ini memiliki gedung yang bagus. Bukan hanya fisiknya saja, tetapi juga sarana dan prasaranya lengkap di sini,” ungkap Dewanti.

Ia menambahkan, dengan adanya fasilitas ini agar ke depan dilengkapi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang maksimal. Tentunya supaya bisa memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyrakat di Kota Batu.

“Apalagi dari lima puskesmas yang kita miliki di Kota Batu, yang terakreditasi utama masih di Puskesmas Beji. Sisanya baru terakreditasi madya,” imbuhnya.

Dewanti pun berharap ke depan Puskesmas Beji ini bisa terakreditasi Paripurna. “Semoga ke depan bisa naik lagi akreditasinya,” harap mantan dosen ini.

Selain itu ia berharap agar ke depan akses masuk ke lokasi lebih ditingkatkan lagi. Karena saat ini untuk jalan masuk ke puskesmas masih sempit dan halaman parkir masih terbatas.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu, Kartika Trisulandari menjelaskan, di dalam puskesmas itu kini telah dilengkapi dengan beberapa fasilitas. Yakni bangunan rawat jalan meliputi pojok anak-anak dan laktasi. Sedangkan untuk bangunan lainnya semua poli ada di Puskesmas Beji.

“Sedangkan untuk polinya ada poli gigi, poli kesehatan ibu dan anak (KIA), konsultasi, laboratorium, pelayanan gawat darurat, poli penyakit tidak menular (PTM), dan masih banyak pelayanan lainnya,” kata Kartika.

Untuk SDM saat ini di Puskesmas Beji ada tiga dokter umum. Kedepan pihaknya akan segera menambah SDM dan peralatan yang dibutuhkan.

“Harapannya agar puskesmas yang berstatus untuk rawat jalan ini segera bisa dioperasionalkan pada bulan Januari 2020,” harapnya.