Ketua Umum Pasukan Hore Surabaya Akhmad Miftachul Ulum mengajak pemuda di Surabaya peduli sentra wisata kuliner PKL. 

Hal ini diungkapkan lelaki yang kerap disapa Cak Ulum itu seusai kopdar (kopi darat) akhir tahun bersama komunitas pemuda "Pasukan Hore" di Sentra Wisata Kuliner PKL Kapas Krampung Jl Raya Karang Asem No 58-60, Ploso, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Sabtu malam (14/12). 

“Ayo ramaikan dan berbondong-bondong makan, ngopi di lapak sentra wisata kuliner PKL. Mari kita peduli ekonomi kerakyatan dan kedaulatan bangsa,” ujar Cak Ulum.

Cak Ulum menambahkan, saat ini perekonomian Indonesia tengah menghadapi tantangan, baik dari dalam maupun dari luar. Oleh sebab itu, sangat penting warga negara, khususnya pemuda, untuk memilih tempat tongkrongan di sentra-sentra wisata kuliner PKL yang ada di Surabaya. 

“Perekonomian bangsa harus segera kita selamatkan. Sudah tidak ada jalan selain kita sendiri yang mampu menolong dan mengembangkan perekonomian kita sendiri,” tegasnya. 

Cak Ulum sendiri dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap urusan sosial masyarakat dan paling getol memperjuangkan nasib warga kurang mampu di Surabaya. 

Menurut dia, Dinas Koperasi dan UMKM perlu lebih terencana dalam mengembangkan sentra PKL. Saat ini, harus diakui bahwa sentra-sentra PKL yang dikembangkan dinas tersebut belum berjalan optimal. Sebagian dari sentra-sentra PKL yang dikelola Pemkot Surabaya masih sepi. 

”Saya khawatir yang sepi-sepi itu menuju tutup. Maka perlu segera langkah-langkah lebih inovatif dan kreatif dalam meramaikan sentra-sentra PKL ini karena di sinilah denyut ekonomi rakyat karena benar-benar dimiliki oleh rakyat kelas menengah ke bawah,” ujarnya.