Empat Makanan yang selalu laris manis di musim hujan / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES
Empat Makanan yang selalu laris manis di musim hujan / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES

Jika musim hujan atau "Rendeng" tiba, siapa di sini yang sering ngerasa lapar?

Ternyata ada hubungannya antara hujan dan lapar, yaitu saat hujan, maka suhu tubuh menurun karena menyesuaikan dengan suhu sekitar, dan cara tubuh menambah panas adalah dengan menyantap makan.

Pantesan ya kalau hujan bawaannya lapar, padahal abis makan nasi sebakul juga.

Inilah kebiasaan ngemil yang dilakukan masyarakat di Tulungagung pada umumnya jika hujan tiba, intip yuk..

1. Gorengan

Bermacam gorengan seperti, pisang, tape, ote-ote, molen dan lainnya merupakan makanan yang laris manis saat musim hujan tiba.

Jangan heran, jika meski hujan deras para pedagang gorengan harus tetap melayani antrian pembeli.

2. Jagung Manis

Penjual Jagung Manis dan panas pasti mendapat rejeki dadakan jika musim hujan tiba. Jika biasanya penjual kehabisan jualan ya hingga malam hari, jika musim hujan tiba beberapa jam dibuka jagung manis sudah habis terjual.

Enak ya, makan jagung manis sambil nonton acara televisi dirumah saat diluar hujan turun.

3. Martabak

Makanan yang berbahan dasar tepung dan telur ini sangat dikenal di kota marmer. Pedagang tak takut kehilangan pembelinya meski hujan turun menyiram jalan.

Modal nekat dengan membawa payung atau jas hujan akan tetap dilakukan para penggemar kuliner yang bernama Martabak ini. Kamu suka kan?

4. Ronde

Minuman jahe yang khas ini juga akan diserbu pembeli jika musim hujan dan dingin melanda. Pasalnya, minuman ini dikenal cukup membantu mengurangi kedinginan sekaligus nikmat saat musim hujan tiba.


Idih, apalagi jika dinikmati bersama keluarga atau pacar tercinta. Lengkap dah..

Selain empat jenis cemilan tersebut tentu masih banyak makanan lain yang dapat menghiasi dan melengkapi kebahagiaan anda di musim hujan. Nah, silakan jika punya selera lain anda bisa mencoba bisnis dengan menjadi penjual dadakan jika musim penghujan datang.