AKBP Eva Guna Pandia saat menuangkan air dari tangki ke tempat penampungan yang disiapkan warga Foto: Anang Basso / Tulungagung TIMES
AKBP Eva Guna Pandia saat menuangkan air dari tangki ke tempat penampungan yang disiapkan warga Foto: Anang Basso / Tulungagung TIMES

Kepolisian Resor (Polres) Tulungagung kembali mengirimkan tiga tangki air bersih ke desa di Kecamatan Tanggunggunung yang terdampak kekeringan di musim kemarau, pada Selasa (03/10) siang. 

Desa yang mendapatkan bantuan kali ini adalah Desa Pakisrejo yang merupakan desa paling parah terdampak setelah mengalami kemarau lebih panjang dari tahun sebelumnya. 

“Kegiatan bantuan ari bersih ini merupakan bentuk kepedulian polisi terhadap warga khususnya di Desa Pakisrejo ini,” kata Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia. 

E.G Pandia mengatakan, musim kemarau panjang di Tulungagung cukup berdampak pada pola kehidupan masyarakat yang tinggal di daerah-daerah yang kesulitan untuk mendapatkan air bersih seperti halnya di area pegunungan. Padahal air merupakan kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan dan tidak tergantikan.

“Sesuai dengan Jargon Astuti (Agunge Sikap Tulung Tinulung), kami berkomitmen meringankan beban mereka dengan memberi bantuan air untuk kebutuhan masyarakat," jelasnya.

Kegiatan ini menurut Pandia tidak akan berhenti di sini saja. Kedepan pihaknya juga akan membantu mengirimkan air bersih secara berkala dan terus menerus selama musim kemarau dan kekeringan masih terjadi. 

Kapolres menambahkan, jika kepolisian mendukung pemerintah kabupaten untuk mencari solusi agar ada penyelesaian permanen dengan melakukan upaya penyediaan air untuk menghadapi bencana yang terjadi nyaris tiap tahun itu.

"Tentu kita sangat mendorong pemerintah kabupaten untuk memikirkan bagaimana kekeringan ini bisa diantisipasi dan mencari solusi yang tepat bagi masyarakat," paparnya.

Dengan adanya kegiatan bantuan ari bersih ini Pandia juga berharap semakin mendekatkan hubungan antara polisi dengan masyarakat.

Dengan didampingi Kapolsek Tanggunggunung, Iptu Sukardi dan juga Kapolsek wilayah selatan serta pihak Muspika Tanggunggunung, Pandia kembali mengingatkan akan pentingnya Astuti (Agunge Sikap Tulung Tinulung) dalam menyelesaikan bermacam persoalan di masyarakat.

Di lokasi, warga Desa Pakisrejo tampak menyiapkan sejumlah tempat air untuk menerima bantuan berupa jurigen, timba dan peralatan dapur lainnya yang dapat menampung bantuan air dari Kapolres Tulungagung itu.