Bupati Anas berikan ucapan selamat kepada Yusdi Irawan sebagai Kabag Humas Protokol yang baru
Bupati Anas berikan ucapan selamat kepada Yusdi Irawan sebagai Kabag Humas Protokol yang baru

 Gerbong mutasi di lingkungan Pemkab Banyuwangi kembali terjadi. Kali ini, Bupati Abdullah Azwar Anas melakukan mutasi sekaligus melantik 39 pejabat, Senin (2/12/19). Terdapat nama-nama seperti Guntur Priambodo, Agus Siswanto, Budi Santoso, dan Azis Hamidi yang kena geser.

Ada lima pejabat eselon II dalam pelantikan ini yang promosi maupun bergeser ke tempat baru yang masih setara dengan jabatan sebelumnya. Yaitu Guntur Priambodo, dia menduduki jabatan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Banyuwangi. Sebelumnya Guntur menjabat sebagai Kepala Dinas PU Pengairan.

Selanjutnya Agus Siswanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pendapatan (Dispenda) bergeser menjadi Sekretaris pada Sekretariat DPRD Kabupaten Banyuwangi. Posisi Agus di Bapenda digantikan Alief Rachman Kartiono yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Sedangkan yang promosi adalah Abdul Aziz Hamidi menduduki posisi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol). Sebelumnya Azis menjabat sebagai Kepala Bagian Tata Pemerintahan Desa Sekretariat Daerah. Sementara Budi Santoso didefinitifkan sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian.

Di eselon III, Bupati Anas juga mempromosikan dan menggeser sejumlah pejabat. Di antaranya, Nanin Oktaviantie yang kini menjadi Sekretaris pada dinas Koperasi dan UMKM. Posisi Nanin sebelumnya yang Kepala Bagian perlengkapan diisi oleh Ilzam Nuzuli

Kepala Bagian Humas dan Protokol yang sempat kosong diisi Yusdi Irawan. Sebelumnya Yusdi menjabat sebagai Camat Banyuwangi. Sementara kursi Camat Banyuwangi diduduki Moch Lutfi yang sebelumnya adalah Camat Singojuruh.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, agenda mutasi ini dilakukan untuk mempercepat laju pembangunan daerah. Sejumlah pejabat ada yang didefinitifkan maupun ditempatkan yang baru, salah satunya untuk mencapai target kinerja pemkab.

"Salah satunya pengisian Sekwan kita letakkan pejabat senior agar agenda prolegda ke depan bisa berkualitas. Kita juga optimalisasi dan promosi sejumlah nama seperti Pak Narto yang sudah lama di Bappeda. Beliau kita posisikan di Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa agar pengalamannya di Bappeda Bidang Kesra bisa mempercepat program penanganan kemiskinan di Banyuwangi. Di Dinas Sosial sendiri ada yang fresh dari Muncar, yakni Pak Lukman yang menjabat sebagai sekretaris,” kata Anas.

Selain itu, lanjut Anas, mutasi ini untuk penguatan jajaran eselon tiga, pemerintah mengisi pos-pos yang dinilai penting. Seperti pergeseran camat.

“Secara fungsi pelantikan kali ini tidak ada wajah-wajah baru, Camat Banyuwangi kita geser ke Humas Protokol, sementara Camat Banyuwangi digantikan Moch Lutfi yang sebelumnya menjabat Camat Singojuruh. Pak Lutfi ini sukses membuat berbagai event di daerah sehingga kita tempatkan di kota untuk berinovasi di sini,” lontar Anas.

Selain kekuatan personel, imbuh Anas, yang paling penting dalam menjaga stabilitas birokrasi adalah kolaborasi. “Sepintar apapun personel di jajaran birokrasi, jika tidak ada kolaborasi tidak akan bisa optimal. Makanya kolaborasi ini sangat penting dalam menjalankan birokrasi,” pungkasnya.