Bupati Bandung, Dadang M. Nasir (kiri) bersalaman dengan Wali Kota Malang Sutiaji sebagai bentuk sinergi antara Kabupaten Bandung dan Kota Malang (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).
Bupati Bandung, Dadang M. Nasir (kiri) bersalaman dengan Wali Kota Malang Sutiaji sebagai bentuk sinergi antara Kabupaten Bandung dan Kota Malang (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).

Pemerintah Kota Malang dan Kabupaten Bandung  nampaknya mulai menjalin kerja sama. Kali ini, sinergi antara ke duanya lebih dikonsentrasikan pada pembangunan ekonomi kreatif utamanya memajukan UMKM yang ada di masing-masing daerah.

Hal itu bermula dari pertemuan yang digelar antara Pemkot Malang dan Pemkab Bandung dalam agenda khusus tanding antara Korpri Kota Malang dan Korpri Kabupaten Bandung yang digelar di Gedung Olah Raga (GOR)  Sijalak Harupat Kabupaten Bandung sejak Sabtu (30/11/2019) kemarin hingga hari ini, Minggu (1/12/2019).

Di sela agenda, Bupati Bandung, Dadang M. Nasir menyampaikan, kerja sama antara Pemerintah Kota dan Pemerintah Kabupaten terbilang jarang. Karena selama ini, kerja sama yang terjalin kebanyakan hanya antara Pemkot dengan Pemkot atau antar Pemkab.

"Ini permulaan yang luar biasa, dan kami berharap dapat ditingkatkan dalam bentuk kerja sama yang lebih luas, dalam bidang perdagangan mungkin salah satunya," katanya melalui keterangan tertulis yang diterima MalangTIMES.

Dia menyampaikan, salah satu potensi yang ingin ditiru Kabupaten Bandung adalah berkaitan dengan penguatan ekonomi kreatif yang kini sudah berjalan di Kota Malang. Dia berharap agar ekonomi kreatif di Kabupaten Bandung mampu ditingkatkan seperti halnya yang digalakkan di Kota Pendidikan ini.

"Salah satu potensi kuat Kota Malang yang bisa ditiru adalah dalam pembangunan ekonomi kreatif," jelasnya.

Menanggapi itu, Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, Kota Malang dan Kabupaten Bandung memiliki banyak kemiripan. Sehingga kerja sama dapat direalisasikan dalam berbagai bentuk. Sehingga dia berharap akan ada bentuk konkret dari setiap kerjasama yang telah dimulai tersebut.

"Terlebih Bapak Bupati juga menginfokan pengembangan kampung kampung tematik, ini pas dan memiliki kemiripan. Sehingga konsep kerjasama antar daerah sangatlah realitistis, dan tentu apa yang disampaikan (pentingnya hubungan kelembagaan APKABSI dan APEKSI; red) akan saya alirkan pula dalam forum rapat APEKSI," jelas politisi Demokrat itu.

Lebih jauh Sutiaji menyampaikan, kerja sama antara Pemkot dan Pemkab tersebut akan terus didorong menjadi isu strategis atas nilai penting hubungan dan kerjasama antar daerah. Dengan harapan perputaran uang dan ekonomi terus bisa bergerak secara sistemik.

Sebagai informasi, pertemuan dua daerah makin seru karena dua petinggi ke dua daerah juga langsung turun tanding. Diawali dengan tanding tenis meja antara Bupati Dadang dan Wali Kota Sutiaji.  Pun juga tanding double Bupati Dadang yang berpasangan dengan Kadisbudpar Bandung melawan pasangan Wawali Sofyan Edi Jarwoko dengan Sekdin Naker kota Malang,  Hengki.

Pertandingan tenis meja itu pun dimenangkan Bupati Dadang. Namun,  untuk pertandingan bulu tangkis, Wali Kota Malang Sutiaji berhasil memboyong kemenangan saat melawan atlet andalan korpri kabupaten Bandung.