Wali Kota Malang Sutiaji (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).
Wali Kota Malang Sutiaji (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).

Kota Malang baru saja diumumkan masuk 40 besar kompetisi Sistem Pengelolaan Pengaduan
Pelayanan Publik Nasional (SP4N). Kali ini, Pemkot Malang pun kembali optimistis mampu meraih penghargaan sebagaimana yang diterima Kota Pendidkan ini tahun-tahun sebelumnya.

Wali Kota Malang Sutiaji  menyampaikan, pengelolaan dan penanganan pengaduan pelayanan publik yang cepat, akurat, dan tuntas kepada masyarakat akan menjadi salah satu faktor pendukung percepatan Malang smart city yang saat ini terus dikuatkan Pemerintah Kota Malang.  

"Penguatan smart city terus kami lakukan. Semoga tahun ini Kota Malang kembali meraih penghargaan," ujar dia.

SP4N sendiri merupakan sebuah kompetisi yang melombakan kualitas sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik serta layanan aspirasi dan pengaduan online rakyat (LAPOR) yang dimiliki instansi pemerintah.

Dalam kompetisi tahun ini, terdaftar ada 312 instansi pemerintah dan unit pelayanan publik di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 156 peserta yang  terverifikasi.  

Penilaian diawali dengan self assesment melalui pengisian formulir dan pengiriman dokumen pendukung oleh Dinas Komunikasi dan Informatika selaku perangkat daerah yang memiliki tugas dan fungsi pengeloaan pelayanan pengaduan masyarakat di lingkungan Pemerintah Kota Malang. Formulir dan dokumen pendukung kemudian diseleksi dan dievaluasi tim evaluasi dari Kemen PAN-RB.

Berdasar hasil rapat pleno tim evaluasi pada 18 November 2019 sebagai tindak lanjut verifikasi terhadap proposal sesuai ketentuan dalam Keputusan Menteri PAN-RB Nomor 310 Tahun 2019 tentang Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik, diumumkan 40 peserta yang lolos seleksi tahap awal.

Jumlah ini terdiri atas dua kategori, yakni instansi pemerintah (IP) sebanyak 30 IP dan kategori unit pelayanan publik (UPP) sebanyak 10 UPP. Top 40 peserta yang berhasil lolos penilaian tahap awal tersebut akan memasuki tahap wawancara penilaian lanjutan kompetisi SP4N yang akan diadakan pada  25-29 November 2019. "Kami optimistis kembali meraih penghargaan," pungkas Sutiaji.