Suasana bursa kerja yang digelar Pemkot Kediri. (Foto: Bambang Setioko/JatimTIMES)
Suasana bursa kerja yang digelar Pemkot Kediri. (Foto: Bambang Setioko/JatimTIMES)

Beragam upaya dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri untuk mengurangi jumlah pengangguran. Rabu (20/11/2019), pemkot melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Dinkop UMTK) kembali menggelar bursa kerja (Job Fair 2019).

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kediri Enny Endarjati. Dalam sambutan Wali Kota Kediri yang dibacakan Enny, pemkot menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu dan telah mendukung kesuksesan acara tersebut. 

"Semoga kegiatan job fair ini dapat berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Enny menjelaskan, tingkat pengangguran merupakan permasalahan di setiap daerah yang harus disikapi dengan serius. Karena, hal ini dipicu adanya ketidakseimbangan antara jumlah pencari kerja dengan jumlah lowongan pekerjaan. 

Pemerintah Kota Kediri selalu berupaya mengurangi angka pengangguran. Salah satunya, dengan menyelenggarakan Job Fair II yang diharapkan lebih meningkatkan penyerapan tenaga kerja.

“Alhamdulillah, beberapa tahun terakhir tingkat pengangguran di Kota Kediri berhasil ditekan. Dari angka 3,63 persen pada tahun sebelumnya, turun menjadi 1,05 persen. Bahkan, pada tahun 2018 angkanya berada di bawah Provinsi Jawa Timur,” jelasnya.

Enny menambahkan, bahwa Pemerintah Kota Kediri akan terus berupaya dan berinovasi untuk secara rutin mengadakan job fair. Kegiatan ini dinilai mendekatkan pekerjaan ini kepada rekan-rekan yang mencari kerja di Kota Kediri. 

Selain mengadakan kegiatan bursa kerja, upaya lain Pemkot Kediri yakni mengadakan pelatihan kerja mandiri gratis. Peserta akan diberikan skill yang dapat menunjang saat memasuki dunia kerja maupun menjadi seorang enterpreneur.

“Semoga dengan adanya kegiatan job fair ini dapat memberikan banyak manfaat utamanya bagi para pencari kerja dan masyarakat di Kota Kediri maupun di sekitar Kota Kediri,” tuturnya.

Enny juga mengatakan, Pemkot Kediri juga masih mempunyai pekerjaan rumah (PR) untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), utamanya untuk para pencari kerja. Pihaknya berharap, bahwa seluruh SDM di Kota Kediri ini bisa mempunyai skill yang berkualitas dan mampu bersaing dan sesuai dengan harapan lapangan pekerjaan yang ada.

"Karena ini juga program dari bapak Jokowi untuk meningkatkan kualitas SDM di seluruh Indonesia selama 5 tahun ke depan. Dan kita berharap bagaimana para pencari kerja warga Kota Kediri ini memiliki skill," tambahnya. 

"Yang pertama yaitu harus mempunyai dalam teknik pekerjaannya mampu untuk meningkatkan skill dan yang kedua tidak kalah pentingnya adalah menguasai bahasa. Karena seiring perkembangan zaman munculnya bisnis melalui online. Tidak hanya di Indonesia saja tapi juga di luar negeri. Maka kita harus menguasai skill dan juga menguasai bahasa," pungkas Enny.