Situasi depan kantor BP2D, nampak fasilitas pegangan besi maupun jalur khusus untuk para difabel lewat (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Situasi depan kantor BP2D, nampak fasilitas pegangan besi maupun jalur khusus untuk para difabel lewat (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Gedung pemerintahan yang ramah bagi penyandang difabel, lansia, anak, hingga ibu menyusui tentu membuat masyarakat nyaman mengakses layanan publik. Seperti yang tampak di kantor Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang. 

Kantor BP2D yang ada di Perkantoran Terpadu Gedung B First Floor, Jalan Mayjend Sungkono, Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, itu dirancang setara untuk semua. Dari halaman depan saja misalnya, sudah terlihat kemudahan akses bagi penyandang difabel.

Ada dua jalur khusus kursi roda yang bisa dilalui, juga lengkap dengan pegangan tangan sebagai petunjuk bagi penyandang tuna netra. Masuk ke ruang tunggu, ada satu spot yang langsung menarik perhatian. Berbagai jenis permainan anak-anak tersedia, mulai papan seluncur, mainan, dan lain-lain.

Ibu-ibu yang membawa anaknya saat mengakses layanan pajak daerah pun tak perlu cemas. Anak-anak bisa diajak bermain sembari menunggu, sehingga tidak bosan dan rewel. Begitu juga bagi ibu menyusui, sebuah ruang laktasi yang nyaman pun tersedia. 

Kepala BP2D Kota Malang Ade Herawanto, melalui Kabid Penagihan dan Pemeriksaan BP2D, Dwi Cahyo TY mengatakan bahwa pihaknya terus memaksimalkan pelayanan terhadap masyarakat. Selain dengan upaya jemput bola langsung, BP2D juga memaksimalkan pelayanan dalam penyediaan fasilitas pendukung pelayanan di kantor pajak.

Fasilitas-fasilitas tersebut yakni, area ramah anak, area ramah bagi ibu menyusui, dan fasilitas ramah difabel. Dari pantauan MalangTIMES, adanya fasilitas itu nyatanya memang banyak membantu masyarakat yang tengah berkonsultasi mengenai pajak di kantor BP2D. Termasuk wajib pajak (WP) yang melakukan pembayaran di outlet bank yang ada di kantor tersebut.

Cahyo mengatakan bahwa fasilitas-fasilitas tersebut sudah cukup lama ada di kantor BP2D. "Misalnya bagi para WP yang datang ke kantor membawa anaknya, nanti agar mereka tidak menganggu WP saat dalam pembayaran, kami sediakan area ramah anak. Di situ ada permainan-permainan yang bisa dimanfaatkan," jelasnya.

Kemudian, bagi para WP yang datang ke Kantor BP2D yang ingin menyusui, tenang saja. Sebab di Kantor BP2D juga tersedia ruang khusus laktasi dengan fasilitas yang cukup memadai. Di dalam ruang laktasi terdapat fasilitas sofa yang nyaman, juga pendingin udara yang membuat suasana sejuk.

Selain itu, fasilitas-fasilitas BP2D juga disediakan bagi para difabel. Mulai dari kursi roda hingga jalur khusus untuk difabel menuju pelayanan petugas BP2D. Sehingga dengan pelayanan dan penyediaan fasilitas tersebut, para WP bisa sangat terbantu dan nyaman saat datang ke Kantor BP2D.

"Ya mulai kursi roda, jalur khusus, sehingga misalnya ada difabel, langsung kita sediakan kursi roda dan lewat jalur khusus, sehingga nggak perlu dibopong atau digendong," paparnya

Dengan adanya fasilitas-fasilitas tersebut, pihaknya  berharap, para WP semakin nyaman dan termanjakan saat datang ke Kantor BP2D. Diharapkan, hal tersebut juga ikut memacu terjadinya peningkatan pendapatan dari sektor pajak.

Harison, warga Arjosari, salah satu WP yang datang di Kantor BP2D dengan sang anak, mengatakan sangat terbantu dengan adanya fasilitas area bermain. Terlebih lagi, ia baru pertama kali datang ke Kantor BP2D.

"Kesan pertama saya ini sangat bagus sekali, apalagi dengan kawasan ramah anak, kemudian antrian yang tersistem menjadi lebih tertata. Saya harap agar terus dipertahankan atau kalau bisa lebih ditingkatkan lagi," pungkasnya.