Bupati Lumajang menyerahkan  naskah jawaban pemerintah  kepada Ketua DPRD Lumajang   (Foto : Moch. R. Abdul   Fatah / Jatim TIMES)
Bupati Lumajang menyerahkan naskah jawaban pemerintah kepada Ketua DPRD Lumajang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Bupati Lumajang H. Thotiqul Haq menyatakan sedang mengkaji dibangunnya Mall Pelayaan Publik di Jalan Lintas Timur (JLT) Lumajang sebagai komitmen Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk mempercepat proses perijinan dan layanan lainnya secara terintegrasi dan cepat.

Hal ini disampaikan Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq dalam rapat paripurna DPRD Lumajang dengan agenda menyampaikan jawaban pemerintah  terhadap pandangan umum-umum fraksi-fraksi pada pembahasan RAPBD tahun 2020, yang berlangsung pada hari ini, Selasa (12/11) di DPRD Lumajang.

Dalam kesempaatan yang sama Bupati juga  mengatakan, pada RAPBD 2020 pembangunan infrastruktur berkesinambungan akan menjadi prioritas RPJMD Pemerintah Kabupaten Lumajang tahun 2019-2023. Kebijakan belanja daerah tahun 2020 juga akan diarahkan pada upaya untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui program padat karya, pemberdayaan masyarakat, koperasi, usaha mikro, dan pendidikan keterampilan ketenagakerjaan.

"Selain itu, pemerintah daerah juga berkonsentrasi pada peningkatan pelayanan di bidang kesehatan, pendidikan, sosial, administrasi kependudukan, dan keamanan," jelas Bupati Lumajang kemudian.

Bupati kemudian merinci, pengendalian keamanan dan ketertiban di masyarakat menjadi tanggung jawab kepolisian, TNI, Satpol PP, serta seluruh lapisan masyarakat. Berkaitan dengan hal ini maka untuk tahun anggaran 2020 juga telah dianggarkan dana untuk pemasangan PJU dan CCTV pada titik rawan kriminalitas di  Lumajang.

Kendati  demikian, Bupati  juga menjelaskan, keterbatasan sumber pendanaan di dalam APBD, menyebabkan tidak seluruhnya pembangunan infrastruktur dapat diselesaikan pada tahun 2020, terutama jalan.  Untuk pelaksanaan pembangunan jalan harus dilakukan secara bertahap yang pada tahun 2020  dianggarkan sebesar Rp 96,5 milyar.