Foto muhlis/jatimtimes/tersangka
Foto muhlis/jatimtimes/tersangka

Bondowoso-Polres Bondowoso menetapkan mantan caleg PPP sebagai tersangka kasus pembakaran hutan Kmrn. 

Kemudian polisi melakukan penahanan  terhadap tersangka. 

Kini tersangka yang diketahui bernama Pak Tutik (50) warga Desa Kalisat,Kecamatan Ijen, Bondowoso ditahan di Mapolres Bondowoso-sekretaris untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Menurut keterangan polisi, tersangka bekerjasama dengan Mudenan alis Pak Mur (74 tahun) Warga Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen Bondowoso, sebagai eksekutor. 

Menurut Wakapolres Bondowoso Kompol David Subagio, bahwa total area seluas 970 hektar, lahan milik BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam). Rinciannya yakni TWA (Taman Wisata Alam) Ijen, dan Cagar Alam Merapi Ungup-ungup yang dibakar. 

"Jumlah ini tidak termasuk lahan Perhutani, yang juga ikut terbakar," katanya saat Pers Release di Halaman Mapolres, Senin (11/11/2019).

Dijelaskan Wakapolres David, tersangka sengaja membakar hutan lindung untuk membuka lahan yang hendak ditanami kopi. 

Ironisnya, H Tutik  telah melakukan hal yang sama beberapa kali. Hingga, menguasai 64 hektar lahan. 

“Sesuai dengan pengecekan kita di TKP, pelaku sudah menguasai sekitar 64 hektar,” katanya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari kebakaran hutan di Kawasan Ijen.

Di antaranya, korek api, pencakar besi, batang bambu, dan serpihan kayu yang terbakar. 

"Pada hari Kamis tanggal 7 November 2019 sekitar pukul 17.00 WIB tersangka diamankan oleh Polisi di rumahnya, dan dilakukan penahanan sejak 8 November kemarin,"urainya.  

Atas perbuatannya itu, kedua tersangka dikenakan Pasal 50 ayat (3) huruf d, JO pasal 78 ayat (4) UU No 41 Tahun 1999 tentang kehutanan, JO Pasal 69 ayat (1) huruf H Pasal 98 ayat (1) UU No 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara, dan denda maksimal Rp 5 miliar.

Di tempat terpisah,  Ketua KPU Bondowoso, Junaidi SH,  membenarkan bahwa Muhammad Zaman alias H Tutik memang terdaftar dalam Daftar Calon Sementara (DCS)  dan Daftar Calon Tetap (DCT) Anggota DPRD Bondowoso pada Pemilu 2019.

"Iya, Dia, Muhammad Zaman,  terdaftar dalam DCS dan DCT Anggota DPRD Bondowoso pada Pemilu 2019. Dia di Dapil 3 yang meliputi kecamatan Pujer,  Tlogosari,  Sukosari,  Sumberwringin dan Sempol. Dalam daftar tersebut,  Dia ada di nomer urut 9,"ungkap Junaidi saat dikonfirmasi melalui telepon seluler. 

Hal senada, juga disampaikan oleh Sekertaris DPC PPP Bondowoso,  yakni Saiful Bahri Husnan.

"P. Tutik bukan pengurus PPP. Cuma kemarin, emang sempat nyaleg,"tuturnya melalui pesan singkat di WhatsAap.