Bupati Malang Sanusi dalam sambutan closing ceremony Malang Fashion Week. Dirinya berharap acara itu bisa juga digelar di Kabupaten Malang (Humas for MalangTimes)
Bupati Malang Sanusi dalam sambutan closing ceremony Malang Fashion Week. Dirinya berharap acara itu bisa juga digelar di Kabupaten Malang (Humas for MalangTimes)

Peragaan busana dengan tajuk Malang Fashion Week (MFW) 2019, sukses digelar selama dua hari (9-10/11/2019) kemarin. Antusias para desainer Malang Raya, penonton dan pemerintahan daerah, terbilang tinggi. 

Hal ini terlihat dari keterlibatan lebih dari 80 desainer Malang Raya. Antusiasme juga datang dari para desainer tingkat nasional yang kepincut gelaran pertama di Malang itu.

Tak hanya para insan yang bergelut di busana saja yang memberikan apresiasi positif terhadap perhelatan MFW 2019. Tapi pihak pemerintah daerah pun setali tiga uang atas event yang digelar oleh Indonesian Fashion Chamber (IFC) ini.

Bupati Malang Sanusi pun terpikat dengan gelaran yang mampu mengangkat kekayaan produk masyarakat Malang Raya di kancah yang terbilang prestisius itu.

"Ini kegiatan spektakuler yang patut kita apresiasi. Selain mampu memperkenalkan kekayaan produk buatan Malang Raya di kancah lebih luas juga bisa mengangkat ekonomi kerakyatan," ucap Sanusi yang memberikan sambutan Closing Ceremony, Minggu (10/11/2019) malam.

Tak hanya memberikan apresiasi, Sanusi juga memiliki harapan agar kegiatan MFW ke depan bisa digelar di Kabupaten Malang. "Ini harapan saya bahwa acara itu bisa juga digelar di Kabupaten Malang. Kita akan mendukung penuh acara itu bila digelar di wilayah kami," ujarnya.

Harapan besar Sanusi tak lepas dari banyaknya produsen busana di Kabupaten Malang. Bahkan, menjadi salah satu mata pencaharian masyarakat. Selain itu, sekaligus sebagai upaya mengungkit berbagai potensi pariwisata yang ada dan bisa saling beriringan.

"Kami memiliki banyak destinasi wisata yang bisa dikolaborasikan dengan gelaran itu. Sehingga, akan semakin memperkaya pertunjukan dalam rangka menguatkan Malang Raya di sisi kepariwisataan. Kita siap dukung untuk itu," tegas politisi PKB ini.

Seperti diketahui, walau berbagai peragaan busana pernah ditampilkan di Kabupaten Malang, tapi memang masih membutuhkan sebuah event yang mampu mengangkat kayanya potensi yang ada. Sanusi juga berharap, gelaran MFW dapat akan membuka berbagai peluang investasi bila diselenggarakan di Kabupaten Malang.

Sasaran itulah yang membuatnya berharap besar, MFW bisa digelar di wilayahnya. "Sehingga, daya ungkitnya bagi masyarakat Kabupaten Malang juga semakin besar. Baik di sektor ekonomi kerakyatan, dengan banyaknya warga berkiprah di usaha ini, juga akan menguatkan sektor pariwisata di mata nasional bahkan dunia," ucap Sanusi.

Terpisah, Chairman of Indonesian Fashion Chamber (IFC) chapter Malang Agus Sunandar mengatakan, melalui MFW 2019 yang digelar pertama kalinya di Malang itu bisa memiliki efek positif ke depannya.

"Saya meyakini Malang bisa menjelma dan menjadi barometer pusat mode di Indonesia dan siap bersaing dikancah dunia. Semoga acara ini terus berlanjut di tahun berikutnya," ujarnya.