Fashion Show di penutupan Malang Fashion Week, Minggu(10/11) (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Fashion Show di penutupan Malang Fashion Week, Minggu(10/11) (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Perhelatan fashion terakbar Malang Fashion Week dan Festival Mbois digelar sejak Sabtu (9/11) hingga Minggu (10/11). Beragam karya busana dari designer fashion se Malang Raya, Nasional hingga Internasional mewarnai panggung Malang Fashion Week dan disambut antusias penikmatnya di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM).

Begitu pula dengan kegiatan- kegiatan yang dihadirkan di gelaran Festival Mbois 4 kali ini. Dinas Perindustrian (Disperin) Kota Malang telah mampu membuktikan sektor ekonomi kreatif dengan 16 subsektor kreatif ditampilkan di kawasan Kayu Tangan.

Suasana malam puncak gelaran Festival Mbois 4 di Kawasan Kayu Tangan Kota Malang, (Foto: Humas Pemkot Malang)

Malam ini, kedua peehelatan besar tersebut berakhir. Ajang ini menjadi salah satu wujud pembuktian, ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Malang siap bersaing di tingkat dunia.

Tak hanya menampilkan pasar kreatif di area jalanan Kayu Tangan, namun beragam kegiatan lainnya seperti sosialisasi Ekraf Jawa Timur, Flashmob Performance, dan Grand Show performance hadir menyambut pengunjung Festival Mbois 4.

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika turut mengapresiasi ajang tersebut. Hal itu dianggap sebagai salah satu wadah bagi insan kreatif di Kota Malang dalam menunjukkan karya dan ajang promosi produk ekraf yang dimilikinya.

"Semua pemuda di Kota Malang harus bisa menyalurkan semangat mudanya ke aktifitas positif dan produktif, dan ini salah satu upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mewadahi," ujarnya.

Ia menambahkan, ajang Malang Fashion Week yang diinisiasi oleh Indonesian Fashion Chamber (IFC) yang masuk dalam rangkaian Festival Mbois 4 dengan menghadirkan designer kenamaan Indonesia Ivan Gunawan malam ini, akan menjadikan designer muda di Kota Malang lebih terinspirasi kembali dalam membuat karya.

Selain itu, dengan ajang ini sektor lainnya seperti pariwisata Kota Malang akan semakin meningkat dan dikenal wisatawan lebih meluas. 

"Kehadiran Ivan Gunawan bagi saya adalah upaya untuk menjadi inspirasi para desainer lokal untuk terus berkarya dan mengembangkan kemampuannya. Selain itu, Malang Fashion Week juga bertujuan untuk menarik wisatawan dengan citra Kota Malang yang modern," imbuhnya.

Jika sebelumnya Pemkot Malang siap untuk memberikan pendampingan lebih maksimal dalam event-event kreatif tersebut, DPRD Kota Malang kata dia siap memberikan support untuk perkembangan sektor ekraf dengan tiga fungsi. Yakni anggaran, legislasi dan pengawasan.

"Kita dorong pemkot agar memperhatikan komunitas-komunitas yang kreatif agar mereka bisa berkembang. Bila perlu buatkan Perda yang bisa memberi kepastian dalam berkreasi," pungkasnya.