mbah Rupik saat dimandikan oleh tetangga dan staf desa (foto : Gito / Jatim TIMES)

mbah Rupik saat dimandikan oleh tetangga dan staf desa (foto : Gito / Jatim TIMES)



Kondisi Mbah Rupik (79) warga Dusun Lengkong Desa Wonosari Puger Jember, siapapun yang melihatnya akan merasa iba dan prihatin. Mbah Rupik sejak ditinggal suaminya meninggal 25 tahun silam, tidak bisa mengurus dirinya sendiri, terlebih anak semata wayangnya bekerja di luar kota dan tidak diketahui keberadaannya.

“Kami prihatin, selama ini mbak Rupik tidak ada yang memperhatikan, saat ini mbak Rupik menjadi tanggung jawab pemerintah desa. Kita juga tidak tahu, dimana anaknya sekarang, kalau suaminya sudah lama meninggal,” ujar H. Hadi Purnomo Kades Wonosari yang belum genap 1 bulan dilantik kepada wartawan.

Hadi berharap, putra mbah Rupik bisa pulang dan ingat dengan orang tuanya, terlebih sejak ditinggal suaminya, mbah Rupik tidak ada yang merawat. “Selama ini mbah Rupik hanya menerima bantuan dari tetangga sekitar, untuk rumah juga kondisinya sudah sangat memprihatinkan, dan hari ini kami bersama dengan Babhinkamtibmas dan Babinsa bersama-sama membenahi rumah mbah Rupik,” beber Hadi.

Hadi juga titip kepada warganya agar ikut memperhatikan kondisi warga di desanya yang tinggal sendirian, untuk selalu koordinasi dengan pihak desa. “Jumlah staf di desa kami juga terbatas, oleh karenanya kami minta warga sekitar mbah Rupik untuk ikut membantu mengontrol, jika ada sesuatu hal yang mengkhawatirkan agar segera koordinasi dengan kami,” pungkas Hadi. (*)


End of content

No more pages to load