Menko PMK Muhadjir Effendy (bertopi) di dampingi Dirut BPJS Kesehatan Fahmi Idris saat berkunjung ke rumah sakit Islam Aisyiyah Malang, Jum'at (8/11) (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

Menko PMK Muhadjir Effendy (bertopi) di dampingi Dirut BPJS Kesehatan Fahmi Idris saat berkunjung ke rumah sakit Islam Aisyiyah Malang, Jum'at (8/11) (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)



Kebutuhan akan pelayanan jaminan kesehatan nasional (JKN) bagi masyarakat menjadi satu hal yang diprioritaskan pemerintah. Salah satunya dengan memberikan jaminan kesehatan melalui layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bagi masyarakat.

Di Kota Malang siang ini (Jum'at, 8/11), Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memantau secara langsung pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Dalam kesempatan itu, Muhadjir mendatangi salah satu rumah sakit tertua di Kota Malang yakni RS Islam Aisyiyah dengan didampingi Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris dan Wali Kota Malang Sutiaji.

Sekitar pukul 13.00 ia melakukan tinjauan ke beberapa ruangan poli umum, ruang spesialis, dan kemoterapi sambil berbincang santai dengan warga yang tengah mengantre untuk berobat di RS tersebut. 

"Rumah sakit termasuk yang tertua di Malang, tadi dilaporkan disini 83 persen pasiennya adalah BPJS. Dan sebagian besar termasuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) yaitu yg ditanggung pemerintah," ujar dia.

Usai melakukan observasi di beberapa area lokasi tersebut, ia menyebut bahwa di RS Islam Asyiyah telah memberikan pelayanan kesehatan dengan cukup baik. Bahkan, tidak ada perbedaan dalam pemberian layanan BPJS bagi pasien baik itu Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) maupun PBI.

"Menurur saya setelah observasi singkat, di sini cukup bagus. Dan menurut pengakuan pasien pelayanannya juga bagus, tidak ada perbedaan. Semua dilayani sama," tandasnya.

Dalam agenda kunjungannya ke Kota Malang ini, mantan Mendikbud ini juga mendatangi rumah sakit lainnya. RS Panti Nirmala, RS Panti Waluya Sawahan-RKZ, RS Unisma, dan RS UMM.


End of content

No more pages to load