Kabid SDA Bambang Nugroho dan Pasi Intel Kodim 0833 Kapten Arh Imron bersama murid TK Kartika V 77 melakukan pemasangan paving secara simbolis. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Kabid SDA Bambang Nugroho dan Pasi Intel Kodim 0833 Kapten Arh Imron bersama murid TK Kartika V 77 melakukan pemasangan paving secara simbolis. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)



Kota Malang mulai berhias paving dari limbah plastik. Secara perdana, paving limbah plastik itu dipasang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang melalui Bidang Sumber Daya Air dan Drainase di TK Kartika V-77 Jalan Narotama Barat, Kesatrian, Blimbing, Kota Malang.

"Ini perdana pemasangan paving dilakukan di area taman bermain. Paving yang memanfaatkan limbah plastik di lapangan. Ini juga menunjukkan kepada masyarakat bahwa paving ini aman untuk tempat bermain. Maka aman juga jika ditempatkan di jalan," jelas Bambang Nugroho, kepala bidang sumber daya air dan drainase DPUPR Kota Malang (7/11/2019).

Luas lahan di TK Kartika yang dipasangi paving limbah plastik mencapai  20 meter persegi. Namun, yang baru akan dipasangi paving seluas delapan meter persegi.

 Kekurangan paving tersebut belum bisa dipenuhi. Sebab, bahan baku pembuatan paving limbah plastik kurang mencukupi.

"Masih delapan persegi karena kami masih kesulitan untuk bahan plastiknya. Makanya kami fokuskan pasang di area taman bermainnya," ucap Bambang.

Mengenai pemilihan lokasi di TK Kartika V-77, karena hal ini merupakan bentuk kesinambungan antara TNI dan pemkot. "Insya Allah jika pihak korem atau kodim melihat ini aman, tentu masyarakat tak perlu lagi takut dalam memanfaatkan (paving limbah plastik) di lapangan," ucap Bambang.

DPUPR  juga berharap, nantinya ada gerakan dari pihak TNI untuk bisa melakukan pengumpulan sampah atau limbah plastik. Jika itu terjadi, tentu semakin banyak yang terserap sebagai bahan pembuatan paving.

Sementara itu, pengawas Yayasan Kartika Cabang 40 Kodim 0833 Kapten Arhanud Imron mengapresiasi positif adanya pemanfaatan limbah plastik untuk dijadikan paving iini.

"Saya berterima kasih kepada PU atas bantuannya. Kami melihat ini sangat-sangat bermanfaat. Terlebih lagi, pemanfaatan limbah untuk paving yang itu tentu menyerap limbah dan menjadikan Kota Malang menjadi lebih bersih dari limbah," beber pria yang juga pasi intel Kodim 0833 ini.

Paving yang terbuat dari limbah plastik ini, lanjut Imron, sangat bermanfaat. Apalagi, desain paving di tengahnya terdapat lubang yang  bisa dimanfaatkan untuk resapan air dan bisa dimanfaatkan untuk diberi tanaman seperti rumput yang menambah hijau suasana.

"Untuk itu, insya Allah kami akan sampaikan kepada pimpinan maupun keluarga Kodim 0833 serta Korem 083 Bdj untuk mengumpulkan sampah-sampah plastik yang tidak digunakan. Itu agar bisa dimanfaatkan menjadi hal yang bermanfaat, seperti halnya paving ini," pungkas Imron.


End of content

No more pages to load