Suasana Himpunan Mahasiswa Prodi Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia PBSI-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam (Unisma) Malang Diskusi Budaya ‘Psikologi dan Seni’ di Coffee Times, Terminal Kopi Malang, Kamis (7/11/2019) (Foto : Irsya Richa/MalangTIMES)
Suasana Himpunan Mahasiswa Prodi Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia PBSI-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam (Unisma) Malang Diskusi Budaya ‘Psikologi dan Seni’ di Coffee Times, Terminal Kopi Malang, Kamis (7/11/2019) (Foto : Irsya Richa/MalangTIMES)

Tempat yang strategis, cozy (nyaman), dan banyak kelonggaran menjadi tempat dipilihnya Diskusi Budaya ‘Psikologi dan Seni’ di Coffee Times, Terminal Kopi Malang, Kamis (7/11/2019).

Karena alasan itulah yang membuat para Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia PBSI-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam (Unisma) Malang betah membahas tuntas diskusi budaya tersebut.

Sambil menyimak diskusi tersebut, para mahasiswa santai sambil menyeruput secangkir kopi, susu, snack, dan sebagainya. 

Bukan hanya itu saja, mereka juga lebih leluasa untuk bertanya kepada pemateri yang juga dosen mereka yakni Khoirul Muttaqin.

“Selain karena tempat yang strategis, sebenarnya ini juga lokasi paling dekat dengan Unisma Malang. Lalu di sini (Coffe Times) banyak kelonggaran yang bisa kita lakukan,” kata Irul.

“Di sini kelonggaran yang dimaksud seperti tempat yang lebih santai, nyaman, dan kalau dilihat di sini dari segi tempat tidak mewah dan cukup mewah jadi tengah-tengah jadi enak dibuat diskusi ngobrol,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bisa saja diskusi budaya itu digelar di Mal, tetapi ada beragam batasan. Yang nantinya akan membuat para mahasiswa yang datang tidak bisa leluasa.

“Ketika tidak leluasa imbasnya saat diskusi mereka jadi tidak fokus untuk mendengarkan materi yang saya berikan,” ucap pria asal Gresik, Jawa Timur.

Selain itu Coffee Times, Terminal Kopi Malang memang tempat yang tepat untuk dijadikan diskusi yang cozy dan santai.