PPL Desa Kedawung Isnawan bersama petani tembakau Desa Kedawung saat ditemui BLITARTIMES.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

PPL Desa Kedawung Isnawan bersama petani tembakau Desa Kedawung saat ditemui BLITARTIMES.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)



Program pertanian tembakau yang diusung Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar berjalan sukses. Kini banyak petani asal Blitar yang termotivasi menanam tembakau. Patut diakui, kesuksesan ini salah satunya berkat peran Penyuluh Pertanian Lapang (PPL).

Kasi Penyuluhan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar, Anita Arif Rahayu, mengatakan pihaknya tak henti-hentinya meningkatkan SDM PPL, salah satunya melalui pelatihan peningkatan kapasitas penyuluh. Pelatihan ini agar penyuluh mampu meningkatkan kinerjanya dalam mendampingi petani.

“PPL ini bertugas mendampingi peningkatan SDM para petani,” ungkap Anita kepada BLITARTIMES, Kamis (7/11/2019).

Dijelaskan, agar kapasitas SDM penyuluh semakin mumpuni, PPL juga diikutkan peserta dalam pelatihan seperti SL-GAP, serta studi lapang tembakau yang digelar Dinas Pertanian dan Pangan ke beberapa daerah penghasil tembakau.

“Jadi harapannya PPL dapat menyebarkan pengetahuanya kepada masyarakat di luar kelompok tani binaanya. Formulasinya lebih merata ke seluruh masyarakat, di luar petani yang mendapat pembinaan dari Dinas Pertanian,” paparnya.

Anita mengaku, sejauh ini kinerja PPL dalam mendampingi petani sudah cukup baik. Namun demikian evaluasi harus terus dilakukan agar kinerja mereka semakin baik dan optimal kedepannya.

“Sebenarnya kinerja PPL sudah baik, namun harus terus dievaluasi untuk menyamakan persepsi kita. Makanya kemarin kita hadirkan beberapa narasumber dari Ketindan dan Balittas, agar output yang kita dapatkan sesuai yang ditargetkan.

Beberapa daerah di Kabupaten Blitar yang tembakaunya berkembang, salah satunya adalah Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok. Isnawan selaku PPL Desa Kedawung, mengatakan di desa Kedawung ada 13 kelompok tani dan 1 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Desa Kedawung merupakan desa yang cakupan wilayahnya cukup luas, sebagai PPL Isnawan terus berupaya membawa tembakau berkembang di daerah ini. Hasilnya pun lumayan, tahun ini petani Desa Kedawung panen raya tembakau di lahan seluas 5 hektar. 

“Untuk Kedawung tembakau sangat cocok, karena tekstur tanahnya sangat cocok ditanami tembakau. Terbukti dari hasil yang kita peroleh, per 100 ru itu 3,8 sampai 4 kuintal tembakau kering,” ungkap Isnawan yang bestatus tenaga harian lepas tenaga bantu penyuluh pertanian dari Departemen Pertanian.

Menurut Isnawan, sebagai PPL pihaknya memiliki tugas salah satunya memperkenalkan tembakau kepada para petani. “Bahwa bercocok tana bukan hanya tanaman pangan dan hortiluktura. Ada alternative lain selain tanaman pangan, yakni tanaman tembakau. Kami memperkenalkan tanaman tembakau dan bekerjasama dengan PT Sadana, Alhamdulillah ada signal positif untuk wilayah Kedawung,” paparnya.(kmf)


End of content

No more pages to load