Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi menunjukkan motor hasil sitaan selama operasi Zebra

Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi menunjukkan motor hasil sitaan selama operasi Zebra



Sebanyak 3.092 pelanggar lalu lintas telah ditindak selama pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2019. Angka ini meningkat sebesar 27 persen dari pelaksanaan operasi yang sama pada tahun lalu. Pada tahun 2018 tilang yang dikeluarkan petugas sebanyak 2.592.

"Didominasi pelanggaran terkait kelengkapan surat-surat, pelanggaran helm dan masih di bawah umur," kata Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi, Rabu (6/11/19).

Tingkat kecelakaan selama pelaksanaan Operasi Zebra ini juga mengalami kenaikan.  Pada 2019 terjadi 12 kecelakaan lalu lintas. Sedangkan tahun sebelumnya hanya ada 7 kasus kecelakaan. Banyak faktor yang menyebabkan peningkatan terjadi kecelakaan ini.

"Salah satunya adalah faktor jumlah kendaraan yang setiap tahun meningkat. Aktivitas masyarakat juga tinggi," jelasnya.

Peningkatan jumlah kecelakaan ini juga diikuti dengan jumlah korban meninggal dunia. Tahun 2018 hanya ada satu korban meninggal dunia pada saat pelaksanaan operasi zebra. Sedangkan tahun ini meningkat menjadi 5 korban meninggal dunia.

"Untuk korban luka berat turun dari 3 orang menjadi 2 orang. Paling banyak luka ringan yakni sebanyak 16 orang," jelasnya.

Selama Operasi Zebra Polisi juga mengamankan  62 kendaraan jenis sepeda motor.  Kendaraan tersebut diamankan karena tidak dilengkapi dengan kelengkapan standar. Seperti knalpot brong, ban kecil dan kelengkapan lain yang tidak sesuai standar.

"Mereka bisa mengambil kendaraannya dengan menunjukkan surat kendaraan yang sah spesifikasi kendaraan harus sesuai dengan yang ditentukan. Kalau ada surat dan spesifikasinya sudah sesuai bisa diambil," pungkasnya.


End of content

No more pages to load