petugas saat memadamkan api di bengkel milik Budiono (foto : Joko Pramono/Jatim Times)
petugas saat memadamkan api di bengkel milik Budiono (foto : Joko Pramono/Jatim Times)

Sebuah rumah dan bengkel di Dusun Bendung, RT3 RW4, Desa Kepuh, Kecamatan Boyolangu habis dilalap si jago merah, Senin (4/11/19) malam, sekitar pukul 19.30. Rumah sekaligus bengekl milik Budiono Karlin habis terbakar hanya meninggalkan puing-puing saja.

Kapolsek Boyolangu, AKP Sukirno ditempat kejadian membenarkan kejadian ini.  Meski demikian dirinya belum bisa memastikan penyebab dan besaran kerugian musibah ini. "Belum bisa, besok kita akan lakukan olah TKP," tutur Sukirno.

Sukirno mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun dipastikan seluruh bengkel dan rumah hangus terbakar.

Dari penuturan warga sekitar, api berasal dari bagian depan rumah yang difungsikan sebagai toko dan bengkel. "Api dari bagian depan rumah," tukasnya. 

Sementara itu pemilik bengkel, Budiono Karlin memastikan kerugian yang dialaminya mencapai ratusan juta rupiah. Kerugian itu termasuk beberapa sepeda motor dan uang simpananya sebesar 50 juta rupiah yang disimpan di kamar depan.

"Motor 6, simpanan uang 50 juta, bengkel saja sekitar 300 juta, setengah milyar lebh," tutur Budiono.

Budiono sempat mencari uang simpananya tersebut setelah api padam. Namun api telah mengubah uang yang disimpan dalam kaleng biskuit dan dibungkus plastik menjadi abu.

Saat kejadian, dirinya sedang mengantarkan anaknya les, sedang istrinya sedang senam di desa tetangga.

Dari penuturan warga sekitar, Samsul mendengar ada beberapa ledakan saat kebakaran terjadi. Diawali dengan ledakan-ledakan kecil, lalu ledakan besar yang mengakibatkan api kian besar. "Warga tidak berani memadamkan, apinya besar," ujar Samsul.

Pemadaman sempat dihentikan selama kurang lebih 30 menit lantaran arus listrik masih belum terputus. Pihak Damkar tidak berani mengambil resiko anggotanya celaka terkena sengatan listrik saat memadamkan api.

Setelah sekitar 2 jam berjibaku denga api, kobaran api di rumah dan bengkel tersebut baru  bisa dikuasai dan dipadamkan.