Kapolres Jombang AKBP Boby Pa'ludin Tambunan memasangkan rompi Satgas Anti Judi ke Anggotanya sebagai tanda dimulainya pengamanan Pilkades serentak di Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

Kapolres Jombang AKBP Boby Pa'ludin Tambunan memasangkan rompi Satgas Anti Judi ke Anggotanya sebagai tanda dimulainya pengamanan Pilkades serentak di Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)


Pewarta

Adi Rosul

Editor

Heryanto


Sebanyak 1.750 Anggota Polri diterjunkan untuk mengamankan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di 286 desa di Kabupaten Jombang. 

Tidak ketinggalan, Tim Satgas Anti Judi Pilkades juga dibentuk untuk menindak perjudian yang dimungkinkan terjadi pada gelaran Pilkades serentak itu.

Ribuan anggota Polri ini merupakan personel dari anggota Polres Jombang, anggota Satuan Brimob Polda Jatim, serta anggota bantuan dari 12 polres jajaran Polda Jatim.

"Sementara yang hari ini kita geser adalah personel dari anggota internal kami Polres Jombang. Untuk besok pagi, untuk polres yang BKO ada 12 Polres jajaran Polda Jatim, dan 200 personel anggota Satbrimob Polda Jatim," terang Kapolres Jombang AKBP Boby Pa'ludin Tambunan di Mapolres Jombang, seusai menggelar apel pergeseran personel Ops Mantap Praja Arimbi 2019 dalam rangka pengamanan Pilkades serentak, Sabtu (2/11) pagi.

Diungkapkan Boby, ribuan personel ini akan ditempatkan di 286 desa yang melaksanakan Pilkades serentak pada 4 November mendatang.

Untuk desa yang diindikasikan memiliki tingkat kerawanan, akan diberikan personel yang lebih banyak.

Saat ini sudah ada 5 desa yang dikategorikan sangat rawan oleh Polres Jombang. 

Namun Boby tidak bisa menyebutkan nama desanya, karena dikhawatirkan akan menimbulkan trauma bagi warga desa tersebut.

"Yang sangat rawan nanti kita tempatkan satu peleton brimob di sana 30 orang, anggota yang melakukan pengamanan juga lebih banyak yaitu 10 orang. Ditambah Linmas dan TNI, dan patrolinya juga kita tingkatkan," bebernya.

Selain anggota pengamanan yang ditugaskan di Pilkades serentak itu, Polres Jombang juga membentuk Tim Satgas Anti Judi Pilkades. 

Tim Satgas berjumlah 40 personel Satreskrim dan Satintelkam Polres Jombang.

Dijelaskan Boby, Tim Satgas Anti Judi Pilkades ini dibentuk untuk memastikan pelaksanaan Pilkades berjalan dengan jujur dan kondusif.

"Belajar dari pengalaman wilayah yang telah melaksanakan Pilkades, kadang kala Pilkades tidak berjalan dengan aman dan kondusif karena ada perbuatan-perbuatan dari sekelompok oknum yang mempraktekkan judi sehingga pelaksanaan Pilkadesnya tidak kondusif. Nah ini kita antisipasi," ujarnya.

Boby mengimbau, bilamana diketahui ada praktek perjudian Pilkades, bisa langsung dilaporkan ke Polsek jajaran maupun ke Polres Jombang. 

"Kewenangan Satgas Anti Judi ya seperti tugas kepolisian, kalau ada tindak pidana judi, ada taruhan ya kita proses, kita tangkap. Akan kita kenakan pasal judi Pasal 303," pungkasnya.(*)

 


End of content

No more pages to load