Sidang praperadilan di PN Bangil
Sidang praperadilan di PN Bangil

Setelah tertunda pada pekan lalu, sidang praperadilan dugaan korupsi Tanah Kas Desa (TKD) Bulusari Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan akhirnya digelar perdana di Pengadilan Negeri (PN) Bangil. 

Sidang praperadilan ini mempersoalkan penetapan status tersangka dan penahanan Kades Bulusari, Yudono.

Pada persidangan yang dipimpin Hakim Tunggal Sugeng Harsoyo diawali dengan pembacaan gugatan dari penasehat hukum tersangka yang dianggap merugikan keuangan negara sebesar Rp 2,9 miliar. 

Sementara status TKD tersebut sedang dalam sengketa kepemilikan di PN Bangil.

“Penyidik terlalu terburu-buru dalam menetapkan status tersangka dan melakukan penahanan. Sementara obyek yang dianggap sebagai sumber kerugian keuangan negara sedang dalam proses sengketa perdata di PN Bangil,” kata Chosim, penasehat tersangka Yudono.

Karena itu, pihaknya meminta kepada kepada Hakim PN Bangil untuk memutuskan pembatalan status tersangka dan membebaskan Yudono dari tahanan. 

Tuntutan ini didasarkan atas Peraturan Mahkamah Agung No 1 tahun 1956 yang menyatakan bahwa pemeriksaan perkara pidana dapat ditangguhkan untuk menunggu putusan pengadilan dalam pemeriksaan perkara perdata.

“Kami optimis permohonan pembatalan status tersangka dikabulkan hakim karena cacat hukum,” kata Chosim.

Sementara itu, Laode Mada, jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan, meminta waktu untuk memberikan tanggapan atas gugatan praperadilan tersebut. 

Menurutnya, penetapan status tersangka Yudono sudah dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku.