Bambang Haryo ketika mengambil formulir di DPC Gerindra Surabaya
Bambang Haryo ketika mengambil formulir di DPC Gerindra Surabaya

Politisi Partai Gerindra Bambang Haryo mengambil formulir pendaftaran bakal calon Wali Kota Surabaya di kantor DPC Gerindra Surabaya, Selasa (29/10) sore.

Sebagai politisi yang pernah maju sebagai anggota DPR RI untuk daerah pemilihan (Dapil) Surabaya dan Sidoarjo, Bambang Haryo mengaku sudah memiliki gambaran apa yang perlu dilakukan untuk membuat kota pahlawan menjadi lebih baik. 

"Saya sudah tahu banyak tentang Surabaya terutama yang berhubungan dengan kebutuhan pokok pangan kesehatan dan pendidikan," ujarnya.

Menurut Bambang Haryo, di bawah kepemimpinan WaliKota Tri Rismaharini, Surabaya sebenarnya sudah sangat baik. Mulai dari sektor kesehatan hingga pendidikan yang semuanya gratis. 

"Dengan posisi Surabaya sebagai pusat di Jawa Timur bahkan Indonesia bagian timur mestinya bisa lebih baik lagi," tegasnya.

Bambang Haryo menilai, kota pahlawan sangat layak menjadi pusat perdagangan bahkan pusat pariwisata maupun industri yang ada di Jatim. Namun faktanya, hal itu belum terjadi.

Bambang kemudian membandingkan harga beberapa kebutuhan pokok di Surabaya yang ternyata lebih mahal dari DKI Jakarta. Menurutnya, hal tersebut mestinya tidak boleh terjadi.

"Jadi masalah pangan juga begitu. Harus nya harga pangan di Surabaya itu lebih murah tapi nyatanya banyak sekali yang lebih mahal dari Jakarta," pungkas politisi yang dikenal kritis ini. 

Lebih jauh Bambang Haryo juga memiliki keinginan menjadikan Surabaya sebagai pusat industri maritim bahkan menjadi pusat transportasi laut atau logistik laut di Indonesia.

"Berarti Surabaya ini nantinya akan menjadi pelabuhan laut yang terbesar di Indonesia. Harusnya bisa menjadi pelabuhan laut terbesar karena hampir seluruh Indonesia timur pelabuhan induknya untuk menampung harus melalui Surabaya," imbuhnya.

Oleh karena itu, dirinya akan berupaya mendorong Surabaya menjadi kota industri maritim terbesar di Indonesia. Bukan hanya dari sisi logistik dan penumpang lautnya tapi juga dari penumpang darat.

Sementara itu Ketua Penjaringan Bacawali DPC Partai Gerindra Surabaya, Bagiyon Senayan, menuturkan Bambang Haryo merupakan orang ke 10 yang mengambil formulir pendaftaran melalui partainya.

"Untuk pendaftaran terakhir tanggal 15 Nopember," ujar Bagiyon.

Bagiyon menyebutkan ada beberapa perbedaan untuk syarat calon wali kota dibandingkan sebelumnya. Diantaranya dicantumkannya pertanyaan berupa esai terkait visi misi sekaligus pemahaman kompetensi tentang Surabaya. 

"Dari situ kita Kan lihat kapasitas calon yang akan diusung," pungkas Bagiyon.