Kapolres Jember AKBP. Alfian Nurrizal saat mendengar pengakuan tersangka pemuja sabu (foto : Moh. Ali Makrus / JatimTIMES)
Kapolres Jember AKBP. Alfian Nurrizal saat mendengar pengakuan tersangka pemuja sabu (foto : Moh. Ali Makrus / JatimTIMES)

Mengkonsumsi sabu-sabu bisa bikin badan segar dan kuat kerja? Tentu ini bukan temuan ilmu kesehatan maupun ilmu ilmiah lainnya, tapi pernyataan tersebut keluar dari Iwan, warga Rambipuji dan Edi warga Jl. Raden Patah Kepatihan Kaliwates Jember, serta Sambar warga Sumbersari Jember.

Pengakuan ini disampaikan oleh ketiganya di hadapan Kapolres Jember AKBP. Alfian Nurrizal SH. SIK saat ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan 1 bandarnya yang bernama M. Kurdi warga Desa Biting Arjasa Jember.

“Saya konsumsi sabu, biar sehat dan juga kuat bekerja pak, kalau saya gak konsumsi ini, saya tidak bisa bekerja,” ujar Iwan yang sehari-hari bekerja sebagai waker show room mobil di Kecamatan Rambipuji pada Selasa (29/10/2019).

Hal yang sama juga disampaikan oleh Edi, bagi pria berjenggot ini, kalau dirinya mengkonsumsi sabu, dirinya bisa bekerja full selama dua hari tanpa harus tidur. “Ya kalau mengkonsumsi ini saya bisa bekerja dua hari pak, tidak ada efek lain selain untuk menambah stamina saat bekerja,” ujarnya.

Kapolsek Jember AKBP. Alfian Nurrizal, kepada sejumlah wartawan mengatakan, bahwa tertangkapnya keempat pemuja sabu ini, merupakan hasil pengembangan, dimana Iwan terlebih dahulu berhasil diamankan jajaran Satreskoba saat mengkonsumsi sabu di rumahnya.

Dari tersangka Iwan, polisi berhasil mendapat keterangan kalau barang haram tersebut didapatkan dari Edi, kemudian dari Edi ada pengakuan kalau barang tersebut ia peroleh dari Sambar. 

“Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, muara dari barang haram tersebut ternyata berasal dari K (Kurdi,red) yang tidak lain adalah bandarnya, K sendiri merupakan seorang residivis kasus yang sama,” beber Kapolres.

Dari keempat pelaku yang berhasil diamankan, diantaranya dari Iwan 5 klip narkotika dengan berat 0.98 gram serta 1 bungkus rokok, kemudian dari Edi, polisi berhasil menyita 2 buah klip berisi sabu-sabu dengan berat masing-masing 0,10 dan 0,7 gram, 1 buah pipet, dan Bong sebagai alat penghisap sabu, sedangkan dari Sambar polisi mengamankan 1 klip berisi 0,5 gram sabu.

“Yang paling banyak adalah barang bukti dari saudara K, yakni sabu-sabu seberat 47,25 gram, dan pil ekstasi sebanyak 35 butir, serta timbangan elektronik dan juga handphone, semua kami jerat dengan UU nomor 35/2009 tentang narkoba, namun ancaman tahanannya berbeda, untuk saudara Iwan, ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun, sedangkan untuk K selaku bandar, ancaman minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun,” pungkas Kapolres. (*)