Kapolres Lumajang diserbu peserta upacara untuk foto selfie (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Kapolres Lumajang diserbu peserta upacara untuk foto selfie (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Saat memimpin upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Kapolres Lumajang AKBP Dr. Muhammad Arsal Sahban, SIK menyempatkan diri berpamitan kepada seluruh warga Lumajang untuk menunaikan tugas barunya sebagai Wakapolresta Bogor.

Usai membacakan amanat sebagai pemimpin upacara, Kapolres Lumajang ini harus meneteskan air mata dan menyatakan sedih dalam kegembiraan.

"Disatu sisi saya gembira karena karir saya naik, disisi lain saya sangat berat berpisah dengan warga Lumajang. Lumajang tidak akan pernah saya lupakan, karena salah seorang anak saya lahir di Lumajang. Maka sampai kapanpun, di aktenya akan tertulis lahir di Lumajang," kata Kapolres Lumajang AKBP Dr. Muhammad Arsal Sahban, S.IK hari ini, Senin (28/10).

Kapolres Lumajang mengaku berat meninggalkan Lumajang karena sambutan masyarakat selama yang begitu hangat terhadap dirinya, selama bertugas di kota pisang.

"Sebenarnya saya sangat berat meninggalkan Lumajang. Masyarakat disini begitu hangat menyambut kehadiran saya. Dan hal itu tidak mungkin saya lupakan," jelas Kapolres Lumajang.

Selanjutnya Kapolres berharap agar kedepan Lumajang mengalami kemajuan yang sangat pesat, karena memiliki sumberdaya alam yang sangat bagus. Bahkan sejarah kerajaan Lamajang Tigang Juru diharapkan mampu memantik kejayaan Lumajang di masa depan.

"Kerajaan Lamajang Tigang Juru yang setara dengan kerajaan Majapahit semoga menjadi sarana kemajuan Lumajang dimasa yang akan datang," kata Kapolres Lumajang kemudian.

Usai berpamitan dan selesai memimpin upacara, ratusan pelajar yang ikut upacara Hari Sumpah Pemuda menyerbu Kapolres Lumajang untuk bersalaman dan foto selfie.