Anggota DPRD Kota Blitar antre ikuti tes urine.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Anggota DPRD Kota Blitar antre ikuti tes urine.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Sejumlah anggota DPRD Kota Blitar dites urine usai rapat paripurna, Senin (28/10/2019). Tes urine yang dilakukan Badan Narkotika Kota (BNK) Kota Blitar itu juga menyasar Sekretaris Dewan (sekwan) dan seluruh pegawai sekretariat DPRD.

Plt Wali Kota Blitar, Santoso selaku Ketua BNK Kota Blitar, mengatakan tes urine ini digelar sebagai bentuk pencegahan penyalahgunaan narkoba. Tes urine ini sekaligus bukti komitmen bahwa kalangan wakil rakyat di DPRD siap bila sewaktu waktu dites urine.

“Kita di Kota Blitar sedang gencar gencarnya memberantas narkoba. Jangan sampai anggota dewan yang terhormat menggunakan narkoba,” ungkap Santoso.

Santoso menambahkan, kesiapan Anggota DPRD dites urine diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat untuk ikut perang melawan narkoba.”Dengan tes urine ini, Dewan Kota Blitar menunjukkan bahwa mereka benar-benar siap menjadi contoh untuk tidak menggunakan narkoba. Say no to drugs, lebih baik mencegah daripada mengobati,” paparnya.

Tes urine yang digelar benar-benar disambut positif oleh kalangan wakil rakyat. Selesai mengikuti rapat paripurna, para anggota DPRD digiring menuju ke ruang di belakang ruang rapat paripurna.Para anggota dewan, satu per satu diminta mengambil urine untuk dites.

"Tes urine ini baru pertama kali dilakukan di lingkungan dewan. Saya sudah dua periode jadi anggota dewan, baru pertama ini ada tes urine narkoba,” ujar Dedik Hendarwanto, Anggota Dewan dari PDI Perjuangan.

Lebih lanjut Dedik mengapresiasi langkah BNK melaksanakan tes urine kepada anggota DPRD Kota Blitar. Dia berharap tes urine ini bisa dilaksanakan secara rutin tak hanya di DPRD tapi juga di seluruh instansi.

"Kegiatan ini bagus, anggota dewan harus bebas dari narkoba, begitupun dengan seluruh ASN dan pejabat di Kota Blitar," tegasnya.

Pantauan BLITARTIMES, Tes urine baru selesai dilaksanakan pukul 13.15 WIB dengan hasil seluruhnya menunjukkan negatif pemakai narkoba. Total ada 71 orang yang mengikuti tes urine. Rinciannya, 25 anggota DPRD, 23 ASN dan 23 pegawai outsourcing di Sekretariat DPRD Kota Blitar.(*)