Senjata milik pemburu liar
Senjata milik pemburu liar

Dua orang pemburu liar ditangkap polisi di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan. Kedua orang ini diduga kuat juga melakukan pembakaran hutan di kawasan hutan lereng Gunung Arjuno-Welirang.

Kedua pelaku tersebut yakni Budi Santoso, 41, warga Desa Pecalukan dan Eko Dwi, 55, warga Desa Lumbangrejo Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan. Dari tangan pelaku, petugas menyita barang bukti senapan angin kaliber 5,5 mm, gergaji, palu dan 5 buah korek api.

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan menyatakan, penangkapan dua orang pemburu yang tidak memiliki perizinan dilakukan saat petugas melakukan patroli pasca terjadinya kebakaran hutan beberapa waktu sebelumnya. Keduanya diduga kuat melakukan pembakaran hutan dengan tujuan agar satwa buruannya keluar dari sarang.

“Para pelaku ditangkap karena melakukan perburuan liar di kawasan hutan. Mereka tidak memiliki perizinan atas senjata yang digunakan. Mereka ini patut diduga melakukan pembakaran hutan untuk kegiatan perburuan liar,” kata Kapolres AKBP Rofiq Ripto.

Saat ini, pihaknya tengah mendalami keterkaitan pelaku dengan kebakaran hutan di kawasan Gunung Arjuno-Welirang. Berdasar penyelidikan yang dilakukan, pola terjadinya kebakaran hutan ini pada setiap akhir pekan.

“Barang bukti korek api yang dibawa pelaku ini sangat tidak wajar. Kami masih mendalami keterangan para pelaku,” tandas Kapolres Rofiq.

Atas perbuatannya, para pelaku diancam pidana lima tahun kurungan penjara karena melanggar UU 18 tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.