Ketua PCNU Kabupaten Blitar KH Masdain Rifai (kanan). (Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Ketua PCNU Kabupaten Blitar KH Masdain Rifai (kanan). (Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Menghadapi Pilkada Kabupaten Blitar 2020 mendatang, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Blitar menyatakan bakal mengusung calon yang memiliki karakter ke-Blitar-an yang kuat.

Hal ini disampaikan oleh Ketua PCNU Kabupaten Blitar KH Masdain Rifai. Menurut dia, saat ini para kiai NU mulai menyiapkan diri  untuk mencari calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) yang layak diusung oleh warga Nahdlatul Ulama.

"Sosok yang kami harapkan tentu sosok yang memiliki jiwa ke-Blitar-an dan bisa membawa maju Blitar di berbagai peran kebangsaan. Harapan kami adalah tokoh yang bisa membawa maju Blitar dengan ciri khas ke-Blitar-an yang sesungguhnya," ucapnya KH Masdain Rifai saat ditemui BLITARTIMES (22/10/2019).

Menurut dia, orang Blitar memiliki karakter budaya yang kuat. Oleh karena itu, budaya sebagai karakter atau kepribadian masyarakat di suatu daerah juga harus didukung dengan sosok pemimpin yang memiliki karakter dan budaya kuat pula.

"Orang Blitar sudah seperti ini indahnya. Kami bangga menjadi orang Blitar dan kami harus menampakkan ke-Blitar-an ini. Mulai dari toleransinya bagus. Kelakuan dan sopan santunnya terjaga. Kemudian kepeduliannya ini sangat bagus, seperti ini yang perlu kita abadikan dan peka dengan perkembangan zaman, sensitif dengan kemungkinan kemadhorotan," terangnya.

Menurut Masdain Rifai, saat ini pihaknya belum menemukan sosok yang tepat untuk diusung oleh NU. Untuk mencari figur siapa calon yang layak dijagokan itu, pihaknya akan membentuk tim menyeleksi calon yang layak untuk ditarungkan. Sebab, peta politik tahun depan, sepertinya tak banyak berubah sehingga PCNU harus menyiapkan diri untuk bisa mengusung calon sendiri.

"Harapan kami nantinya akan dipertemukan dengan pemimpin yang mampu bersaing dalam kontestasi regional maupun nasional, tidak sekadar calon biasa-biasa. Tapi untuk sosoknya sendiri masih kita seleksi lagi," jelasnya.

Dia berharap, dalam waktu dekat pihaknya bisa menentukan calon yang tepat untuk memimpin Kabupaten Blitar ke depan.

NU bisa menjadi second line garis keakraban dalam lingkungan pemerintahan daerah dan akan terus menyokong pemerintah dari belakang. "Apa pun yang perlu dibantu oleh NU, kami siap" tegasnya.

Untuk itu, dia memberikan sinyal bahwa NU terbuka untuk siapa pun. Calon yang akan diusung pun bisa dari partai maupun independen. Namun, juga harus memiliki karakter dari segala aspek.

"Untuk calon pemimpin Blitar ke depan, semua aspek harus diperhatikan karena semua itu global di tingkat Blitar. Yang terpenting Kabupaten Blitar harus berani tampil lebih maju kedepannya," tandasnya.