Gubernur Jatim Khofifah
Gubernur Jatim Khofifah

Pasangan Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo serta Ma'ruf Amin baru saja dilantik, Minggu (20/10) di Jakarta. Selama lima tahun ke depan dua pejabat utama itu lah yang akan memimpin pembangunan di Indonesia.

Di Provinsi Jawa Timur yang turut memenangkan keduanya dianggap Gubernur Khofifah Indar Parawansa ada proyek pembangunan nasional dijanjikan. Setidaknya ada tiga yang menjadi prioritas dan akan ditagih.

Yang pertama jelas Khofifah adalah percepatan perkembangan industri Jawa Timur 1 di GKS atau wilayah Gerbang Kertasusila. Dimana ini meliputi area Surabaya dan sekitarnya seperti termasuk di Gresik dan juga Sidoarjo.

Kemudian selingkar Wilis yang lanjut direvisi menjadi JLS (Jalur Lingkar Selatan). JLS bisa menghubungkan langsung dari Pacitan ke Banyuwangi dengan melintasi jalan jalur laut selatan.

"Selingkar Wilis itu Magetan tidak masuk Pacitan tidak masuk. Tapi kalau Lingkar Selatan dari mulai Pacitan sampai Banyuwangi lebih luas. Dan harapannya apa yang ada di dalam Lingkar Selatan itu akses terhadap sentra pertumbuhan ekonomi baru bisa diintroduksi," urainya Senin (21/10) malam ditemui usai acara Hari Santri Nasional di SMA Khadijah, Surabaya.

Di Jawa Timur daerah selatan kata Khofifah banyak terdapat potensi pengembangan ekonomi. Seperti sentra perikanan di Sendang Biru, Malang hingga kebun cokelat di area Blitar hingga Tulungagung.

Kemudian proyek pembangun terakhir adalah BTS (Bromo Tengger Semeru). "Itu tiga titik yang akan menjadi prioritas pemerintah pusat di Jawa Timur atas dasar usulan daerah-daerah. Sebenarnya sudah mulai zaman Pakde Karwo dulu, cuma kita kemudian mendetailkan dan tambah lagi koneksitas di antara sentra-sentra ekonomi. Koneksitas area industri dan koneksitas di antara destinasi wisata," jelas perempuan yang juga ketua umum Muslimat NU ini.

Jika tiga proyek pembangunan tersebut terealisasi dengan cepat, Khofifah percaya akan dapat menambah kesejahteraan bagi masyarakat. "Apalagi Insya Allah awal tahun Ground Breaking di Airport Kediri sudah mulai digarap," bebernya.

Ditanya apakah semua proyek pembangunan tersebut akan ditagih dalam seratus hari kerja Jokowi? Khofifah menjawab tidak bisa secepat itu. "Tidak begitu rek. Belum masuk Bidding yang bisa memakan waktu dua bulan atau 60 hari. Apalagi kalau ada perubahan pada Feasbilty Study," imbuhnya.